Berita Utama

Ada Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Lapor ke Hotline 112

×

Ada Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Lapor ke Hotline 112

Sebarkan artikel ini
kekerasan perempuan
Ilustrasi kekerasan perempuan. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Nomor telepon hotline 112 yang beroperasi 24 jam disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), guna menerima laporan kasus kekerasan perempuan dan anak. Bahkan, Pemkot menyiapkan Rumah Aman yang berfungsi sebagai tempat perlindungan sementara sekaligus ruang pemulihan psikologis bagi korban.

Benyamin Davnie Wali Kota Tangsel mengatakan, Rumah Aman merupakan langkah konkret Pemkot Tangsel dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Rumah Aman ini tidak sebatas tempat perlindungan, tapi juga sebagai wadah pemulihan. Korban akan mendapat pendampingan hingga kondisi psikologisnya pulih kembali,” ujarnya dalam keterangannya , Senin (25/8/2025). 

Pemkot Tangsel juga menggandeng dinas terkait dan fakultas psikologi di sejumlah perguruan tinggi untuk memberikan pendampingan psikologis intensif, terutama bagi anak yang trauma berkepanjangan.

“Saya minta pendampingan dilakukan aktif dan berkelanjutan, karena trauma, terutama pada anak bisa membekas lama,” ujar Benyamin.

Sedangkan Kepala UPTD Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Tangsel Tri Purwanto mengatakan bahwa saat ini Rumah Aman menampung dua anak korban kekerasan.

Yang pertama, anak perempuan berinisial NE, menjadi korban penganiayaan ibu tiri. Hal ini terungkap melalui pihak sekolah dimana NE mengenyam pendidikan. Kini NE mendapat konseling dan perlindungan. 

Sedangkan, kasus kedua yaitu AH anak laki-laki berusia 15 tahun, menjadi korban pencabulan ayah sambungnya. Dengan kondisi orangtua kandung telah tiada, AH dititipkan di Rumah Aman agar tetap mendapatkan hak pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hidup.

“Rumah Aman ini memastikan korban mendapat hak dasar: pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hidup. Semua dipantau secara intensif,” ungkap Tri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *