KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, memberikan klarifikasi terkait isu pemotongan dana desa.
Ia menegaskan bahwa dana desa tidak dipotong oleh pemerintah pusat saat meninjau Kopdes Merah Putih di Banggai.
Namun, pernyataan yang diunggah akun @ kemendespdt itu langsung mendapat respons kritis dari warganet yang merasakan langsung pemotongan di lapangan.
Perubahan Tata Kelola, Bukan Pemotongan
Dalam unggahan tersebut Menteri Yandri menjelaskan bahwa perubahan yang terjadi hanya pada tata kelola agar lebih terukur, produktif, dan mampu menghadirkan unit usaha desa yang bermanfaat.
Disebutkan juga bahwa Program Kopdes Merah Putih digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis pemerataan ekonomi.
Keuntungan koperasi diyakini akan kembali ke masyarakat desa.
Pro Kontra di Masyarakat
Akan tetapi, pernyataan Menteri Yandri itu belakangan ternyata menuai beragam komentar.


