Bisnis

Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Tajam Dekati Rp17.000

×

Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Tajam Dekati Rp17.000

Sebarkan artikel ini
Dolar AS
Ilustrasi dollar AS. (pexels-pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan performa yang mengkhawatirkan pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026. Mata uang Garuda terpantau melemah cukup dalam dihadapan dolar Amerika Serikat (AS), hingga mendekati level psikologis baru yang sangat krusial, yakni Rp 17.000.

Berdasarkan data pasar terbaru, dolar AS tercatat menguat sebesar 0,27% ke posisi Rp 16.917. Angka ini melonjak dibandingkan penutupan perdagangan pada hari Selasa kemarin yang berada di level Rp 16.872. Tekanan ini membuat rupiah menjadi salah satu mata uang yang paling terdampak di kawasan regional.

Anomali terjadi pada pergerakan pasar global hari ini. Meskipun “Paman Sam” berhasil menggencet rupiah, indeks dolar AS sebenarnya terpantau melemah terhadap mayoritas mata uang utama dunia lainnya seperti Euro, Yen Jepang, dan Poundsterling.

Melemahnya rupiah di tengah pelemahan dolar secara global mengindikasikan adanya sentimen negatif domestik atau aliran modal keluar (capital outflow) dari pasar keuangan tanah air.

Kenaikan nilai tukar yang hampir menyentuh Rp 17.000 ini memicu kekhawatiran pelaku usaha, terutama pada sektor yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor bahan baku. Masyarakat dan investor kini menantikan langkah intervensi dari Bank Indonesia untuk menstabilkan fluktuasi kurs agar tidak terus merosot dan membebani laju inflasi nasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *