Bisnis

Pertanian Indonesia Hadapi 4 Tantangan Ini, Indef: Harus Jadi Perhatian Serius Pemerintahan Baru

×

Pertanian Indonesia Hadapi 4 Tantangan Ini, Indef: Harus Jadi Perhatian Serius Pemerintahan Baru

Sebarkan artikel ini
panen padi
Ilustrasi petani memanen padi. Sektor pertanian di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. (Pixabay/ignartonosbg)

KITAINDONESIASATU.COM – Sektor pertanian Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian serius terutama bagi pemerintahan baru mendatang.

Hal itu menjadi sorotan utama Institute for Development of Economics and Finance (Indef) dalam sebuah diskusi di Jakarta hari ini Selasa 27 Agustus 2024.

Terdapat 4 tantangan sektor pertanian Indonesia, antara lain inefisiensi subsidi pupuk, keterbatasan akses terhadap teknologi, ketimpangan akses pembiayaan, dan bantuan sosial bagi keluarga petani yang belum merata.

Kepala Center of Food, Energy and Sustainable Development Indef, Abra Talattov mengungkapkan anggaran ketahanan pangan sebenarnya relatif meningkat dalam dua tahun terakhir.

Anggaran ketahanan pangan sebesar Rp80,7 triliun pada 2019 naik menjadi Rp114,3 triliun pada 2024. Namun, di sisi lain, alokasi anggaran untuk subsidi pupuk justru menurun.

Pada 2019 misalnya, anggaran subsidi pupuk mencapai Rp34,3 triliun, tetapi dalam APBN 2024 anggaran subsidi pupuk turun menjadi Rp26,7 triliun. Padahal, harga pupuk dunia terus merangkak naik akibat konflik global, terutama perang Rusia dan Ukraina.

Pemerintah dalam beberapa kesempatan menyampaikan pengurangan anggaran pupuk subsidi dilakukan, karena pemerintah tengah berupaya melakukan reformasi subsidi pupuk, salah satunya dengan penerapan skema bantuan langsung pupuk (BLP) kepada petani melalui kartu tani atau kartu tani digital secara bertahap.

“Namun, masalah di lapangan banyak petani yang mengaku belum bisa mengakses pupuk bersubsidi, karena adanya persoalan birokrasi di desa dan masih terjadinya praktik politisasi terhadap akses subsidi pupuk,” kata Abra seperti dikutip Antara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *