KITAINDONESIASATU.COM – Industri fesyen dan alat olahraga terus berkembang di Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Hal ini turut didorong oleh tren gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Terkait hal itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen mendorong perkembangan industri olahraga.
Dalam partisipasi mendukung Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Kemenperin melihat peluang besar pada tren tersebut sebagai ceruk pasar yang potensial.
Terutama bagi para pelaku industri pakaian, alas kaki, serta alat olahraga untuk tumbuh dan eksis di pasar lokal hingga internasional, sehingga mampu memperkuat dan memajukan sektor olahraga di tanah air.
“Dalam mendukung perkembangan olahraga di tanah air, saya melihat ada tiga subsektor industri yang harus menjadi perhatian kita bersama, yaitu industri pakaian olahraga, industri sepatu olahraga, dan industri alat olahraga,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka Indonesia Sport & Active Wear Exhibition (ISAW) 2024 di Jakarta, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, kinerja dan daya saing industri pakaian olahraga harus terus digenjot karena sektor pakaian, tekstil, dan pakaian jadi menyumbang kontribusi ekonomi yang besar, meskipun dalam dua tahun terakhir, sektor industri pakaian jadi mengalami tantangan di pasar ekspor dan domestik.
Pada triwulan I tahun 2024, kontribusi sektor industri pakaian jadi pada PDB industri pengolahan nonmigas masih mengalami kontraksi sebesar 3% dibandingkan periode yang sama di tahun 2023.
“Saya berharap ada langkah-langkah yang cepat dan jitu untuk mengakselerasi pertumbuhan sektor industri pakaian olahraga ini, khususnya untuk mendorong kinerja sektor industri pakaian jadi,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Kemenperin.
