KITAINDONESIASATU.COM – Kabar duka datang dari perairan Bengkulu saat libur panjang setelah sebuah kapal wisata yang membawa rombongan wisatawan menuju Pulau Tikus tenggelam pada Minggu (11/5/2025) sore. Insiden tragis ini mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, sementara 17 penumpang lainnya hilang.
Informasi mengenai tenggelamnya kapal ini dengan cepat menyebar dan tim SAR gabungan segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
“Kami menerima laporan pada siang hari dan langsung mengerahkan personel serta peralatan untuk melakukan pencarian. Hingga saat ini, kami telah menemukan tujuh jenazah dan beberapa penumpang lainnya berhasil selamat,” ujar seorang petugas SAR.
Informasi yang dihimpun, kapal yang membawa 104 penumpang itu baru saja berkunjung ke Pulau Tikus. Saat ditengah laut, tiba-tiba kapal mesin mati. Penumpang mulai panik, apalagi ada ombak besar yang menghantam kapal.
Kapal pun langsung tenggelam karena hantaman ombak besar tersebut. Penumpang langsung menyelamatkan diri. Kapal yang ada di sekitar lokasi langsung menolong sambil melaporkan kasus ini ke Tim SAR.
Proses evakuasi korban selamat dan jenazah berlangsung dramatis. Tim SAR dibantu oleh nelayan setempat terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelam untuk memastikan tidak ada lagi korban yang belum ditemukan. Para korban selamat telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan keprihatinannya atas kejadian ini dan berjanji akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Hingga kini ada 17 penumpang yang hilang dan belum diketahui nasibnya.
Mereka juga mengimbau kepada para operator kapal wisata untuk selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan mematuhi standar operasional yang berlaku. Insiden ini menjadi pukulan telak bagi sektor pariwisata Bengkulu dan menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga korban.
Kasat Intel Polresta Bengkulu AKP Freddy Triandy Hutabarat mengatakan info sementara ada tujuh wisatawan yang meninggal meski sempat dilarikan ke rumah sakit.
“Sementara data kita terima ada tujuh yang meninggal, nanti kita akan update terus,” kata Freddy.(*)

