KITAINDONESIASATU.COM – Pinjaman online (pinjol) menawarkan kemudahan akses dana dengan proses yang cepat dan tanpa banyak syarat.
Namun, jika peminjam mengalami kesulitan dalam membayar utang, konsekuensinya bisa sangat serius.
Mengutip beberapa sumber, berikut adalah beberapa hal yang terjadi jika peminjam ke pinjol gagal bayar.
Skor Kredit Menurun
Salah satu dampak paling signifikan dari gagal bayar pinjaman online adalah penurunan skor kredit.
Ketika peminjam tidak dapat melunasi utang, data mereka akan dilaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan masuk dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Hal ini membuat skor kredit mereka menjadi buruk, yang dapat menghambat kemampuan untuk mendapatkan pinjaman di masa depan, baik dari lembaga keuangan formal maupun fintech lainnya.
Penagihan oleh Debt Collector
Jika utang tidak dilunasi, peminjam berisiko ditagih oleh debt collector. Biasanya, sebelum penagihan dilakukan, peminjam akan menerima pengingat melalui telepon atau SMS.
Namun, jika pembayaran tetap tidak dilakukan, debt collector dapat melakukan penagihan secara langsung.




