KITAINDONESIASATU.COM-Jemaah calon haji Provinsi Banten tahun 2025 dipastikan terbagi dari 24 kloter (kelompok terbang) dengan jumlah 9.461 jemaah. Jumlah tersebut, 8.862 orang merupakan jemaah calon haji reguler, 472 lanjut usia, 72 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 55 orang sebagai Pembimbing KBIHU
“Estimasinya 24 kloter,” ujar Kadarisman Katim Pelayanan Bina Haji Reguler dan Advokasi Haji pada Bidang Penyelenggaraan Hajidan Umrah, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten, kemarin.
Teknis pelaksanaan pemberangkatan, lanjut Kadarisman, dilakukan per gelombang, yaitu pemberangkatan awal jemaah calon haji gelombang I dari tanah air ke Madinah pada Jumat 2 Mei 2025. Kemudian dilanjutkan pemberangkatan gelombang I dari Madinah ke Makkah pada Minggu, 11 Mei 2025. Sementara akhir pemberangkatan jemaah calon haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah dijadwalkan pada Jumat 16 Mei 2025. Dilanjutkan awal pemberangkatan gelombang II dari Tanah air ke Jeddah pada Sabtu, 17 Mei 2025. Berlanjut pada 25 Mei 2025 akhir pemberangkatan jemaah calon haji gelombang I dari Madinah ke Makkah dan 31 Mei 2025 akhir pemberangkatan jemaah calon haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah.
Jumlah jemaah calon haji yang diberangkatkan tahun 2025 berbeda dengan tahun 2024. “Saya lupa angka pastinya, seingat saya tahun lalu (2024) 10.000 lebih, karena ada tambahan kuota. Belum bisa disimpulkan naik/turun karena baru berjalan,” kata Kadarisman.
Menurut Kadarisman, saat ini tahapan persiapan pemberangkatan haji sudah masuk pada tahap proses rekrutmen petugas haji daerah (PHD) untuk 72 orang. “Kuota untuk Provinsi Banten 72 orang,” jelasnya.
Pendaftaran PHD sudah dimulai dan akan berlangsung sampai 14 Januari 2025. Setelah itu, kata Kadarisman, dilanjutkan tahap seleksi. “In Shaa Allah pendaftaran sampai dengan tanggal 14 Januari 2025, pelaksanaan seleksi tanggal 23 Januari,” katanya.
Sebagai seorang calon jamaah haji, persiapan sebelum berangkat haji merupakan langkah yang sangat penting untuk dilakukan. Persiapan yang matang akan membantu Anda menjalani ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.
Berikut persiapan admintrasi yang harus diperhatikan calon jamaah haji Indonesia.
Pendaftaran dan Pembayaran Biaya Haji
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar ke kantor haji terdekat dan melakukan pembayaran biaya haji. Pastikan untuk memilih penyelenggara ibadah haji yang terpercaya dan telah terdaftar di Kementerian Agama Republik Indonesia.
Mendapatkan Surat Keterangan Sehat dari Dokter
Sebelum berangkat haji, calon jamaah harus mendapatkan surat keterangan sehat dari dokter. Pastikan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh agar tidak ada kendala saat berada di tanah suci.
Mengurus Paspor dan Visa
Pastikan paspor Anda masih berlaku dan mengurus visa ke Arab Saudi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses pengurusan paspor dan visa biasanya membutuhkan waktu, oleh karena itu sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.

