KITAINDONESIASATU.COM – Merasa lelah meski sudah tidur cukup menjadi keluhan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi ini bisa dipengaruhi kualitas tidur, pola makan, tingkat stres, hingga masalah kesehatan tertentu. Karena itu, kelelahan yang berlangsung terus-menerus sebaiknya tidak dianggap sepele.
Durasi tidur yang cukup belum tentu menjamin tubuh benar-benar beristirahat. Tidur yang sering terputus atau gangguan tidur tertentu dapat membuat seseorang tetap mengantuk dan kurang bertenaga saat bangun pagi.
Penyebab Kelelahan dan Langkah Mengatasinya
Berikut beberapa faktor yang dapat memicu kelelahan meskipun waktu tidur terasa mencukupi.
- Kualitas tidur buruk. Sering terbangun atau mengalami gangguan pernapasan saat tidur dapat mengurangi kualitas istirahat. Pertahankan jadwal tidur teratur dan ciptakan suasana kamar yang nyaman.
- Kurang aktivitas fisik. Terlalu lama duduk dapat membuat tubuh terasa lesu. Cobalah berjalan kaki atau melakukan olahraga ringan secara rutin.
- Pola makan tidak seimbang. Kekurangan asupan energi dan zat gizi dapat memicu tubuh lemas. Konsumsi makanan beragam dengan protein, sayuran, buah, dan karbohidrat secukupnya.
- Stres berkepanjangan. Tekanan emosional dapat memengaruhi energi dan kualitas tidur. Luangkan waktu untuk relaksasi dan mengelola stres.
- Gangguan kesehatan. Anemia, gangguan tiroid, diabetes, atau kondisi lain bisa menyebabkan kelelahan berkepanjangan dan membutuhkan pemeriksaan medis.

