Kesehatan

Kasus ISPA dan Influenza di Jember Melonjak, Balita Jadi Kelompok Paling Rentan

×

Kasus ISPA dan Influenza di Jember Melonjak, Balita Jadi Kelompok Paling Rentan

Sebarkan artikel ini
Kasus ISPA dan Influenza di Jember Melonjak, Balita Jadi Kelompok Paling Rentan
Kasus ISPA dan Influenza di Jember Melonjak, Balita Jadi Kelompok Paling Rentan (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan influenza di Kabupaten Jember mengalami peningkatan signifikan sepanjang pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2026. Tren kenaikan tersebut tercatat terjadi di hampir seluruh kecamatan.

Data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Jember mencatat 348 kasus ISPA dan 21 kasus influenza dalam empat pekan terakhir. Lonjakan kasus paling banyak terdeteksi dalam dua minggu belakangan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Jember, dr. Rita Wahyuningsih, mengatakan infeksi saluran pernapasan dapat menyerang berbagai kelompok usia. Namun, anak balita menjadi kelompok yang paling banyak terdeteksi mengalami penularan.

“Penularannya meluas ke berbagai lapisan usia, namun sejauh ini kelompok anak balita yang paling mendominasi,” terang dr. Rita, Jumat (25/9).

Penularan Cepat di Ruang Publik

Menurut Rita, virus maupun bakteri penyebab gangguan pernapasan dapat menyebar dengan cepat, khususnya di tempat ramai. Penularan salah satunya terjadi melalui percikan air liur atau droplet ketika penderita batuk dan bersin tanpa menerapkan etika yang benar.

“Memang di tempat-tempat ramai yang sangat rawan, jadi masyarakat juga harus waspada dan kalau bisa hindari dulu terutama bagi anak-anak kecil,” katanya.

Menghadapi kenaikan kasus tersebut, Dinkes Jember menyiapkan penanganan mulai dari pencegahan hingga penguatan layanan kesehatan dasar. Edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kewaspadaan terhadap flu terus dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *