NewsBerita Utama

Mutawif Indonesia Viral, Diduga Sentil Jemaah Umrah Lansia: “Dikit-dikit Kursi, Dikit-dikit Pingsan”

×

Mutawif Indonesia Viral, Diduga Sentil Jemaah Umrah Lansia: “Dikit-dikit Kursi, Dikit-dikit Pingsan”

Sebarkan artikel ini
Mutawif viral
Ucapan mutawif asal Indonesia viral yang dinilai netizen tidak etis terhadap jemaah lansia. (Tangkapan Layar)

KITAINDONESIASATU.COM — Video seorang mutawif atau pembimbing jemaah umrah asal Indonesia menjadi sorotan setelah ucapannya saat mendampingi jemaah di tanah suci viral di media sosial.

Dalam video tersebut, mutawif itu terlihat bersama sejumlah jemaah, termasuk seorang pria lanjut usia dan seorang perempuan lansia yang menggunakan kursi roda. Mereka tampak berada di dalam lift, diduga setelah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah dan hendak kembali ke hotel.

Mutawif tersebut kemudian menyampaikan nasihat kepada jemaah agar tidak menunda ibadah umrah hingga usia lanjut.

Namun, cara penyampaian nasihat itu justru menuai reaksi dari warganet. Dalam video yang beredar, ia menyinggung penggunaan kursi roda hingga kondisi jemaah yang disebut mudah pingsan atau sakit.

“Pelajaran ini, kalau bisa jangan berangkat umrah pas tua-tua. Nah, harus nambah kursi, dikit-dikit kursi, itu sudah duit, nggak ada yang gratis ini. Ini nasihat bagi yang mau umrah. Jangan nunggu tua baru umrah ya,” ujar mutawif tersebut dalam video.

Ia kemudian kembali menyinggung jemaah yang baru menjalankan umrah ketika sudah lanjut usia.

“Tua numpuk dulu harta, beli rumah, beli mobil, umrahnya tua, ternyata di sini pingsan, dikit-dikit kursi, dikit-dikit sakit,” sambungnya.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan karena dinilai sebagian warganet kurang tepat apabila ditujukan kepada jemaah lansia yang baru mendapatkan kesempatan untuk menjalankan ibadah umrah.

Padahal, kesempatan seseorang untuk menunaikan umrah dapat berbeda-beda. Ada yang memperoleh kemampuan finansial dan kesempatan sejak usia muda, sementara sebagian lainnya baru memiliki kesempatan ketika telah memasuki usia lanjut.

Kritik Netizen

Potongan video tersebut memancing beragam tanggapan di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan cara penyampaian nasihat sang mutawif, terutama ketika disampaikan di hadapan jemaah lansia.

“Kalau memang baru dimampukan saat tua gimana? Rezeki dan kesempatan tiap orang kan beda-beda. Jangan gampang menghakimi perjalanan ibadah orang lain,” tulis seorang netizen.

Komentar serupa juga bermunculan. Sebagian warganet menilai imbauan agar tidak menunda ibadah hingga usia lanjut dapat disampaikan dengan bahasa yang lebih santun dan tidak membuat jemaah lansia merasa tersudutkan.

Di sisi lain, maksud mutawif dalam video tersebut tampaknya berkaitan dengan kondisi fisik jemaah yang semakin membutuhkan pendampingan ketika menjalankan ibadah di usia lanjut.

Hingga berita ini ditulis, identitas mutawif dalam video serta pihak biro perjalanan umrah yang menaunginya belum disebutkan secara jelas dalam informasi yang beredar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *