KITAINDONESIASATU.COM – Viking FK menciptakan sejarah besar setelah memastikan diri melaju ke babak utama UEFA Champions League (UCL) untuk pertama kalinya. Wakil Norwegia itu secara mengejutkan menyingkirkan GNK Dinamo Zagreb dengan kemenangan 3-1 pada leg kedua play-off di Lyse Arena.
Hasil tersebut membuat Viking unggul agregat 5-3 atas Dinamo Zagreb. Kemenangan ini sekaligus menjadi pencapaian bersejarah bagi Viking yang untuk pertama kalinya berhasil menembus fase liga kompetisi elite Eropa tersebut.
Dinamo Zagreb yang berstatus juara bertahan Liga Kroasia langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Viking sempat terlihat gugup menghadapi tekanan tim tamu.
Mateo Lisica membuka ancaman lewat tembakan melengkung yang masih melebar. Tidak lama kemudian, kiper Viking Arild Ostbo harus melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan sepakan Luka Stojkovic.
Tekanan Dinamo akhirnya menghasilkan gol. Arber Hoxha berhasil menyambut umpan silang Stojkovic dengan sundulan tajam yang membuat bola bersarang di gawang Viking.
Tertinggal, Viking langsung berusaha bangkit. Tuan rumah mendapat hadiah penalti setelah VAR menilai Scott McKenna melakukan handball di kotak terlarang.
Kapten Zlatko Tripic maju sebagai eksekutor. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan melepaskan tembakan keras ke tengah gawang untuk menyamakan kedudukan sekaligus membuat agregat kembali seimbang.
Menjelang turun minum, Dinamo hampir kembali memimpin. Namun, Lisica terlalu lama menentukan pilihan antara menembak atau memberikan umpan sehingga peluang emas tersebut terbuang.
Viking kemudian membalas lewat serangan balik cepat. Kristoffer Askildsen melepaskan tembakan keras yang masih mampu ditepis kiper Dinamo, Ivan Nevistic.
Memasuki paruh kedua, permainan Viking berubah drastis. Tuan rumah tampil lebih agresif dan terus menekan pertahanan Dinamo.
Nevistic sempat menjadi penyelamat setelah menggagalkan tembakan jarak dekat Henrik Falchener. Namun, kiper Dinamo akhirnya tak mampu membendung serangan Viking berikutnya.
Askildsen mengirimkan umpan matang kepada Edvin Austbo. Dengan tenang, Austbo mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Bola meluncur ke gawang dan membawa Viking kembali unggul sekaligus membalikkan agregat.
Dinamo semakin tertekan. Hanya beberapa menit berselang, Viking kembali mencetak gol.
Pada menit ke-50, tembakan Tobias Moi sempat mengenai pemain lawan sebelum berubah arah dan meluncur deras ke pojok bawah gawang. Viking pun semakin menjauh dengan keunggulan agregat.
Dominasi Viking pada awal babak kedua akhirnya menjadi pembeda. Hingga pertandingan berakhir, Dinamo tidak mampu membalikkan keadaan.
Kemenangan 3-1 memastikan Viking FK unggul agregat 5-3 dan mencatat sejarah dengan lolos ke fase liga Liga Champions untuk pertama kalinya. (*)




