KITAINDONESIASATU.COM – Slovan Bratislava memastikan tiket ke babak utama Liga Champions UEFA dengan cara dramatis. Wakil Slovakia itu menyingkirkan NK Celje setelah meraih kemenangan 2-1 melalui babak perpanjangan waktu di Stadion N’dezele.
Kemenangan tersebut membuat Slovan Bratislava unggul agregat 3-2 sekaligus mengantarkan mereka kembali ke panggung utama kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Ini menjadi kali kedua dalam tiga tahun terakhir Slovan berhasil menembus babak utama Liga Champions.
Celje sebenarnya tampil agresif sejak menit awal. Pada menit kesembilan, Svit Seslar memperoleh peluang emas melalui sebuah umpan silang di kotak penalti. Namun, sundulannya masih melebar di atas mistar.
Justru Slovan yang mampu membuka keunggulan lebih dulu. Umpan panjang Kenan Bajric berhasil dikendalikan Andraz Sporar sebelum sang penyerang mencungkil bola melewati kiper Zan-Luk Leban. Slovan pun memimpin.
Tertinggal, Celje langsung meningkatkan tekanan. Pijus Sirvys mencoba peruntungan lewat tembakan dari luar kotak penalti, tetapi Dominik Takac masih mampu mengamankannya. Takac kembali menjadi penyelamat Slovan setelah menggagalkan sundulan Kotnik.
Perjuangan Celje akhirnya membuahkan hasil menjelang babak pertama berakhir. Wasit Alejandro Hernandez Hernandez meninjau tayangan VAR setelah Tigran Barseghyan dinilai melakukan pelanggaran terhadap Yaya Dukuly di kotak penalti.
Svit Seslar maju sebagai algojo dan sukses menaklukkan Takac. Skor berubah menjadi 1-1 dan agregat kembali sama kuat.
Memasuki babak kedua, Celje terus berusaha mencari gol kemenangan. Namun, pertahanan Slovan tampil lebih disiplin.
Dukuly hampir membalikkan keadaan setelah melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 25 yard. Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang.
Slovan juga memiliki peluang untuk mengakhiri pertandingan pada waktu normal. Sundulan Roman Cerepkai mengarah ke pojok atas gawang, tetapi Leban melakukan penyelamatan gemilang.
Celje kemudian memperoleh kesempatan emas pada masa injury time. Kesalahan Takac dalam mengantisipasi bola silang nyaris dimanfaatkan Armandas Kucys. Namun, peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui babak tambahan. Di tengah tekanan dan catatan buruk Slovan yang tidak pernah menang dalam 13 laga tandang terakhir di kompetisi UEFA, mereka justru mampu menciptakan kejutan.
Pada menit ke-100, Slovan mencetak gol yang menjadi penentu nasib kedua tim.
Gol tersebut membuat Slovan kembali unggul 2-1 sekaligus membungkam pendukung tuan rumah.
Celje tak mampu menemukan gol balasan hingga pertandingan berakhir. Slovan pun memastikan kemenangan agregat 3-2 dan melaju ke babak utama Liga Champions.
Hasil tersebut sekaligus menciptakan sejarah baru bagi Slovan Bratislava. Mereka untuk pertama kalinya berhasil mencatatkan tiga kemenangan tandang beruntun di kompetisi Eropa. (*)





