KITAINDONESIASATU.COM – Masyarakat yang berencana menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026) tak perlu khawatir jika membutuhkan bantuan kesehatan. Panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas medis untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti acara dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Kementerian Agama (Kemenag) memastikan persiapan kegiatan terus dimatangkan, termasuk penyediaan layanan kesehatan bagi para jemaah yang hadir. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengungkapkan bahwa dukungan medis menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan acara tersebut.
“Informasi terbaru, Baznas telah menyiapkan delapan unit ambulans serta 25 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga farmasi untuk memberikan pelayanan apabila ada peserta yang membutuhkan penanganan medis,” ujar Thobib di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Tak hanya layanan kesehatan, peserta juga akan mendapat dukungan fasilitas lainnya. Baznas menyiapkan 100 ribu botol air minum kemasan ukuran 600 mililiter dan 100 ribu paket roti isi untuk membantu kebutuhan konsumsi masyarakat selama mengikuti kegiatan.
Selain itu, sebanyak 75 relawan kebersihan juga akan diterjunkan untuk menjaga area Monas tetap bersih dan nyaman selama acara berlangsung.
“Seluruh fasilitas pendukung ini disiapkan agar masyarakat dapat mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan dengan aman, nyaman, serta penuh kekhusyukan,” kata Thobib.
Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Kementerian Agama juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), pengelola kawasan Monas, hingga Baznas.
Zikir dan Doa Kebangsaan digelar sebagai ikhtiar bersama untuk memohon keberkahan, memperkuat persatuan, serta mendoakan kemajuan bangsa menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kemenag mengajak masyarakat yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban, mengikuti arahan panitia, serta bersama-sama menciptakan suasana doa kebangsaan yang aman dan penuh makna. (*)




