Lifestyle

Hikmah Ke-19 Al-Hikam: Menjaga Kemurnian Amal dari Penilaian Makhluk

×

Hikmah Ke-19 Al-Hikam: Menjaga Kemurnian Amal dari Penilaian Makhluk

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 07 03 at 10.25.57
Kitab Al-Hikam jadi bacaan wajib pengelola pesantren di Indonesia. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM — Kitab Al-Hikam karya Syekh Ibn ‘Atha’illah As-Sakandari kembali menjadi rujukan penting dalam mendalami spiritualitas Islam.

Pada hikmah ke-19, sang ulama sufi menekaskan pentingnya menjaga kemurnian niat agar amal ibadah tidak terdistorsi oleh keinginan mendapat pujian atau pengakuan dari sesama manusia.

Hikmah ini mengingatkan bahwa kualitas ibadah seorang hamba tidak diukur dari megahnya tampilan lahiriah, melainkan dari ketulusan hati. Beramal demi mengejar apresiasi makhluk hanya akan melahirkan kepalsuan serta mengikis keikhlasan yang menjadi syarat diterimanya suatu amalan.

Pesan tersebut mengajak setiap muslim untuk menyelaraskan fokus hanya pada keridaan Allah. Ketika hati terbebas dari ekspektasi terhadap balasan duniawi, seorang hamba akan merasakan kedamaian batin dan kebebasan sejati dalam menjalankan perintah-Nya.

Merenungkan hikmah ke-19 Al-Hikam menjadi momentum penting untuk introspeksi diri. Di tengah maraknya budaya pamer pada era modern, ajaran ini hadir sebagai pengingat agar setiap tindakan tetap berakar pada ketulusan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *