KITAINDONESIASATU.COM – Fakta pencairan PKH kembali menjadi perhatian keluarga penerima manfaat (KPM) setelah muncul kabar saldo variatif di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Sejumlah unggahan di media sosial memperlihatkan saldo variatif masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dalam rangkuman video Youtube Info Bansos, nominal yang beredar mulai Rp450.000, Rp597.000, Rp600.000, Rp750.000 hingga Rp1.500.000.
Namun, fakta pencairan PKH menunjukkan bantuan tahap 3 belum dapat dipastikan karena sistem penyaluran masih berproses.
Berdasarkan aplikasi SIKS-NG, fakta pencairan PKH memperlihatkan status BPNT telah memasuki tahap Surat Perintah Membayar (SPM).
Sementara itu, data PKH berada pada tahap final closing dan belum mencapai Standing Instruction (SI).
Fakta Pencairan PKH Tahap 3
Artinya, bank penyalur belum melakukan transfer dana secara serentak kepada seluruh KPM reguler.
Saldo yang muncul di sejumlah KKS diduga berasal dari pencairan susulan tahap sebelumnya.
Penerima umumnya merupakan KPM peralihan dari PT Pos ke KKS atau hasil validasi rekening baru.
Karena itu, KPM reguler diimbau tidak terburu-buru menyimpulkan bantuan tahap 3 telah cair massal.
Pemerintah juga menyiapkan uji coba penyaluran bansos melalui Koperasi Desa Merah Putih pada kuartal IV 2026.
Skema tersebut ditujukan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi sekaligus meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan.
Masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari Kemensos dan pendamping sosial agar terhindar dari kabar yang belum terverifikasi.




