KITAINDONESIASATU.COM- Warga RW 02, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Nadzir tanah wakaf bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menata Alun-alun Empang. Warga berharap kawasan tersebut segera ditata agar tidak lagi menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak sosial maupun lingkungan yang dinilai semakin kurang baik.
Warga Memohon Penataan Tanah Wakaf Segera Dilakukan
Perwakilan warga RW 02 Kelurahan Empang, Milzam Bajened, menyampaikan permohonan kepada Nadzir tanah wakaf Alun-alun Empang yang telah disahkan oleh KUA Bogor Selatan pada 29 Mei 2026.
“Kami warga RW 02 Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan menyampaikan permohonan kepada Nadzir tanah wakaf Alun-alun Empang yang telah disahkan oleh KUA Bogor Selatan pada tanggal 29 Mei 2026. Kami memohon agar tanah wakaf Alun-Alun Empang dapat segera ditata, dirapikan, dan dikelola dengan baik,” ungkap Milzam Bajened kepada wartawan, Rabu 1 Juli 2026.
Milzam melanjutkan, warga telah bersepakat agar tanah wakaf Alun-alun Empang segera ditata, dirapikan, sekaligus dikelola secara baik demi kepentingan masyarakat.
Kondisi Alun-alun Empang Dinilai Semakin Kumuh
Menurut Milzam, kondisi kawasan Alun-alun Empang saat ini sudah sangat memprihatinkan karena dinilai kumuh dan kurang terawat.
“Kondisi saat ini kami nilai sudah sangat kumuh dan kurang terawat. Selama kurang lebih 74 tahun, kawasan tersebut belum mendapatkan penataan yang memadai sehingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak sosial dan lingkungan yang semakin kurang baik bagi masyarakat sekitar,” terangnya.
Warga Ingin Kawasan Lebih Tertib, Indah, dan Asri
Milzam menjelaskan, sebagai warga yang setiap hari hidup berdampingan dengan kawasan Alun-alun Empang, masyarakat berharap Nadzir dapat mengambil langkah strategis dalam mewujudkan penataan kawasan yang lebih tertib, indah, asri, serta memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas.
“Kami apresiasi langkah Nadzir menjalin kerjasama dan berkoordinasi dengan Pemkot Bogor dalam proses penataan dan pengelolaan tanah wakaf Alun-alun Empang, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” jelasnya.
Dukungan Penuh untuk Nadzir dan Pemkot Bogor
Milzam menegaskan, pada prinsipnya warga RW 02 mendukung sepenuhnya langkah dan niat baik Nadzir dalam melakukan penataan sekaligus pengembangan tanah wakaf Alun-alun Empang demi kemaslahatan umat dan kemajuan lingkungan Kelurahan Empang.
“Kami warga RW 02 Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, sangat senang dengan adanya penataan area alun-alun, agar tertib, indah, asri, dan bermanfaat bagi ummat Kota Bogor khususnya masyarakat Empang. Kami memohon agar tanah wakaf ini tidak lagi dijadikan ajang pertentangan dan perselisihan,” paparnya.
Warga Minta Tanah Wakaf Tidak Lagi Menjadi Polemik
Milzam mengatakan warga berharap tanah wakaf tersebut terbebas dari berbagai persoalan maupun perselisihan, mengingat keberadaannya merupakan milik umat yang harus dijaga bersama.
Warga Siap Mengawal Penataan Alun-alun Empang
Milzam menegaskan, masyarakat siap mengawal proses penataan agar berjalan sesuai tujuan dan tidak terganggu oleh pihak-pihak yang berpotensi menghambat.
“Kami sangat mendukung atas upaya dan niat baik para Nadzir dalam melakukan penataan tanah wakaf Alun-alun Empang demi kemaslahatan umat dan kemajuan lingkungan masyarakat sekitar Empang Bogor khususnya. Jangan sampai ada pihak yang mengganggu niat baik ini, kami siap kawal,” pungkasnya.
