KITAINDONESIASATU.COM- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar Negri (SDN) tahun 2026 berjalan secara transparan dan mengedepankan pemerataan peserta didik di seluruh sekolah negeri.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Bogor, Asep Faizal Rahman, mengatakan bahwa pada pelaksanaan SPMB tahun ini terdapat tiga jalur pendaftaran yang dibuka, yakni jalur domisili, jalur afirmasi, dan jalur mutasi. Khusus untuk jenjang SD, tidak tersedia jalur prestasi.
Menurutnya, proses seleksi dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sehingga seluruh tahapan penerimaan dapat berlangsung secara terbuka dan akuntabel.
“Dalam SPMB tahun ini, khususnya di bidang SD, kami melakukan penyaringan calon murid berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Ada tiga jalur, yaitu domisili, afirmasi, dan mutasi. Kalau di SD tidak ada jalur prestasi,” ujar Asep, Selasa 23 Juni 2026.
Sekolah yang Sebelumnya Sepi Kini Mulai Dipenuhi Pendaftar
Asep mengakui masih terdapat orang tua yang mendaftarkan anaknya ke sekolah yang lokasinya cukup jauh dari tempat tinggal dengan berbagai alasan. Namun, dari sisi pemerataan, jumlah bangku yang terisi di setiap SD negeri di Kota Bogor tahun ini dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Sekolah-sekolah yang dulunya sepi pendaftar, sekarang alhamdulillah pada hari pertama sudah ada yang penuh. Mudah-mudahan ini karena meningkatnya kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anak di SD terdekat,” katanya.
Sejalan dengan Program Pemerataan Pendidikan
Asep mengatakan, kondisi tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan yang mendorong pemerataan pendidikan dan efisiensi layanan pendidikan.
Untuk mendukung hal tersebut, lanjut Asep, Disdik Kota Bogor terus berupaya meningkatkan kualitas guru serta sarana dan prasarana di seluruh SD negeri.
Tahapan SPMB Masih Berlangsung Hingga Pendaftaran Offline
Dalam pelaksanaannya, SPMB dilakukan melalui beberapa tahapan. Peserta yang belum diterima pada tahap pertama diberikan kesempatan untuk mengikuti tahap kedua. Setelah itu, Dinas Pendidikan juga membuka tahap ketiga yang dilaksanakan secara offline.
“Pada tahap ketiga, pendaftaran dilakukan secara offline dan juga memfasilitasi para pendaftar yang berasal dari luar Kota Bogor,” jelasnya.
Asep berharap jumlah kursi yang tidak terisi pada tahun ini dapat berkurang sehingga seluruh anak usia sekolah dapat memperoleh akses pendidikan.
“Per hari ini masih sekitar 600 bangku, tetapi kami belum mendata hasil pendaftaran offline. Nanti kami menunggu laporan dari masing-masing sekolah yang pada tahap kedua masih memiliki slot,” ungkapnya.
Jumlah Bangku Kosong Diperkirakan Menurun
Pada tahun lalu, kata Asep, tercatat sekitar 700 bangku SD negeri di Kota Bogor masih kosong. Sementara tahun ini, Dinas Pendidikan memperkirakan jumlah tersebut akan turun menjadi di bawah 500 kursi.
Daftar SD Negeri Favorit di Kota Bogor Tahun 2026
Bogor Tengah
SDN Polisi 4
Menjadi salah satu sekolah yang paling diminati masyarakat di wilayah Bogor Tengah.
Tanah Sareal
SDN Sukadamai 3
Masih menjadi sekolah favorit masyarakat di kawasan Tanah Sareal.
Bogor Barat
SDN Gunung Batu dan SDN Panaragan 1
Kedua sekolah tersebut menjadi tujuan utama pendaftar di wilayah Bogor Barat.
Bogor Utara
SDN Kawung Luwuk dan SDN Sindangsari
Masuk dalam daftar SD negeri yang banyak diminati pada pelaksanaan SPMB tahun ini.
Bogor Timur
SDN Duta Kencana, SDN Bantar Kemang 1, dan SDN Katulampa 1, 2, dan 3
Sejumlah sekolah tersebut masih menjadi pilihan utama masyarakat di wilayah Bogor Timur.
Bogor Selatan
SDN Batutulis, SDN Kertamaya, dan SDN Rancamaya
Menjadi sekolah favorit yang banyak dipilih calon peserta didik baru.
“Di hari pertama, jumlah pendaftarnya sudah penuh. Tinggal membuka tahap kedua untuk mengisi kekosongan kuota afirmasi, ABK, dan mutasi,” pungkasnya.
