KITAINDONESIASATU.COM – Situasi panas kembali mengguncang ruang ganti Real Madrid setelah dua bintangnya, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, dikabarkan terlibat baku hantam saat sesi latihan di Valdebebas.
Laporan media Spanyol menyebut ketegangan sudah terasa sejak awal latihan ketika Valverde disebut menolak berjabat tangan dengan Tchouameni. Atmosfer panas itu terus memuncak sepanjang sesi latihan dengan duel-duel keras yang memancing emosi kedua pemain.
Keributan kemudian pecah usai latihan dan berlanjut hingga ke ruang ganti. Sejumlah pemain serta staf klub dikabarkan harus turun tangan untuk melerai pertikaian yang nyaris tak terkendali tersebut.
Dalam insiden itu, Valverde mengalami memar cukup serius hingga harus menjalani penanganan medis di rumah sakit. Namun laporan menyebut cedera tersebut bukan akibat pukulan langsung dari Tchouameni.
Sumber internal klub mengungkapkan Valverde beberapa kali melancarkan tekel keras selama latihan, membuat Tchouameni kehilangan kesabaran hingga konflik berubah menjadi perkelahian terbuka.
Manajemen Madrid langsung bergerak cepat meredam situasi. Direktur umum klub, Jose Angel Sanchez, disebut segera menggelar rapat darurat tertutup bersama seluruh skuad utama di kompleks latihan Valdebebas.
Seluruh pemain diminta tetap berada di lokasi hingga rapat selesai demi mencegah ketegangan semakin membesar di tengah fase krusial akhir musim.
Klub juga dikabarkan mulai membuka proses disiplin terhadap kedua pemain untuk menjaga stabilitas tim yang belakangan terus diguncang hasil buruk dan tekanan internal. (*)
