Berita UtamaSepakbola

Dihantui Cedera Bertahun-tahun, Niklas Sule Akhiri Karier Sepak Bola

×

Dihantui Cedera Bertahun-tahun, Niklas Sule Akhiri Karier Sepak Bola

Sebarkan artikel ini
NIKLAS
Niklas Sule gantung Sepatu. (Dok. AFP)

KITAINDONESIASATU.COM- Kabar mengejutkan datang dari bek tangguh Niklas Sule. Pemain belakang Borussia Dortmund itu resmi memutuskan pensiun pada akhir musim 2025/2026 setelah bertahun-tahun dihantui cedera mengerikan yang terus kambuh.

“Saya akan mengakhiri karier saya musim panas ini,” ujar Sule dalam pernyataan resminya.

Keputusan dramatis itu disebut makin bulat setelah dirinya mengalami cedera saat Dortmund menghadapi TSG Hoffenheim di Liga Jerman pada 18 April 2026.

Dalam laga yang berakhir kekalahan 1-2 untuk Dortmund itu, Sule harus ditarik keluar pada menit ke-42 setelah terpeleset dan merasakan nyeri hebat di lututnya.

Momen tersebut langsung membuat bek jangkung asal Jerman itu trauma berat. Ia mengaku sempat takut mengalami robekan ligamen ACL untuk ketiga kalinya setelah sebelumnya pernah absen hampir 10 bulan akibat cedera parah pada musim 2019/2020.

“Melihat dokter menggelengkan kepala, saya masuk ke kamar mandi dan menangis sekitar 10 menit. Saya benar-benar pikir ligamen saya robek lagi,” ungkap Sule.

Beruntung hasil MRI menunjukkan ligamennya tidak mengalami robekan. Namun pengalaman menegangkan itu justru membuat Sule yakin waktunya di sepak bola profesional sudah selesai.

Ia mengaku tak ingin lagi menjalani mimpi buruk cedera panjang, terutama saat ingin menikmati hidup bersama keluarganya.

Karier Sule sendiri terbilang gemilang. Lulusan akademi Hoffenheim itu sempat bersinar bersama Bayern Munich dan memenangkan banyak gelar bergengsi, termasuk lima trofi Bundesliga dan satu gelar Liga Champions UEFA.

Pada 2022, Sule bergabung ke Dortmund dan tampil lebih dari 100 pertandingan. Salah satu pencapaian terbaiknya adalah membawa Dortmund mencapai final Liga Champions musim 2023/2024.

Namun musim ini, badai cedera kembali menghantam. Sule hanya mampu tampil 10 kali sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *