KITAINDONESIASATU.COM – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) bagi korban kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Gresik akhirnya resmi dihentikan.
Hal itu dilakukan setelah korban terakhir yang dinyatakan hilang berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu pagi 6 Mei 2026.
Korban terakhir tersebut adalah Ajib (55 tahun).
Jasadnya terlihat oleh awak kapal yang sedang melintas di perairan tersebut sekitar pukul 06.15 WIB. Lokasi penemuan berada sekitar 5,7 mil laut dari titik kejadian awal.
Mendapat laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi dan mengevakuasi jasad korban.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina, Gresik untuk penanganan lebih lanjut.
“Kapal yang melihat korban kemudian menginformasikan penemuan tersebut dan langsung ditindaklanjuti oleh Tim SAR Gabungan untuk mengevakuasi korban dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik,” jelas Nanang Sigit, Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus Koordinator Misi SAR dalam kejadian ini sebagaimana laporan dikutip dari akun @sar_nasional.

