Dengan ditemukannya Ajib, maka seluruh korban yang hilang akibat kecelakaan kapal tersebut telah ditemukan.
Sebelumnya, insiden tenggelamnya kapal nelayan terjadi pada hari Sabtu (2/5) lalu.
Saat kejadian, dilaporkan ada dua orang Awak Buah Kapal (ABK) yang belum ditemukan dan dinyatakan hilang, yaitu Halimi (32 tahun) dan Ajib.
Halimi sendiri sebelumnya sudah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari Senin 4 Mei 2026.
Selama empat hari berlangsungnya operasi pencarian, upaya penyisiran dilakukan secara besar-besaran dan melibatkan berbagai unsur kekuatan gabungan.
Tim yang dikerahkan terdiri dari petugas Kantor SAR Surabaya, BPBD Kabupaten Gresik, BPBD Provinsi Jawa Timur, Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Gresik, SAR MTA, SAR Pangkah, SARSU, Madas Gresik, Poskamladu, Gerpik, RAPI, Pos TNI AL Gresik, serta bantuan dari para nelayan setempat yang sangat mengenal karakteristik perairan tersebut.
Untuk memaksimalkan jangkauan pencarian, pada hari kedua dan ketiga operasi, tim juga menggunakan bantuan udara berupa Helikopter Basarnas tipe HR-3601.

