KITAINDONESIASATU.COM – Detik-detik horor kecelakaan kereta di Bekasi Timur bikin publik merinding. Puluhan korban akibat tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek kini harus menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan korban luka saat ini ditangani di RSUD Kota Bekasi, RS Bella, dan RS Primaya. Sementara itu, situasi di lokasi kejadian masih penuh ketegangan.
Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, menyebut sedikitnya 29 penumpang harus mendapatkan perawatan medis akibat insiden tragis tersebut. Namun yang bikin miris, tujuh orang dilaporkan masih terjepit di gerbong paling belakang KRL yang ringsek parah usai dihantam KA jarak jauh itu.
Proses evakuasi pun berlangsung dramatis. Tim penyelamat dari Basarnas terpaksa memotong badan gerbong untuk menjangkau korban yang terperangkap. Kondisi ini membuat proses penyelamatan berjalan sulit dan menegangkan.
Hingga kini, upaya penyelamatan terus dikebut dengan harapan seluruh korban bisa segera dievakuasi. Tragedi ini pun menjadi salah satu insiden paling mengerikan yang mengguncang jalur kereta di wilayah Bekasi. (*)

