Lifestyle

Berapa Tarif Listrik per kWh PLN? Ini Jawaban Lengkapnya

×

Berapa Tarif Listrik per kWh PLN? Ini Jawaban Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
Tarif Listrik per kWh

KITAINDONESIASATU.COM – Tarif listrik per kWh menjadi salah satu informasi penting bagi masyarakat Indonesia, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha.

Dengan memahami tarif listrik yang berlaku, Anda bisa mengatur konsumsi listrik dengan lebih efisien, menghindari lonjakan tagihan, serta merencanakan pengeluaran bulanan secara lebih akurat.

Apa Itu Tarif Listrik per kWh?

Tarif listrik per kWh adalah biaya yang harus dibayar pelanggan untuk setiap 1 kilowatt hour (kWh) energi listrik yang digunakan.
Sebagai gambaran, 1 kWh setara dengan penggunaan alat listrik berdaya 1.000 watt selama 1 jam.

Contoh:

Setrika 350 watt digunakan selama 3 jam → ± 1,05 kWh

AC 1 PK menyala 8 jam → ± 6–7 kWh

Semakin besar daya dan durasi pemakaian, semakin tinggi total kWh yang tercatat pada meteran listrik.

Golongan Tarif Listrik PLN di Indonesia

PLN membagi tarif listrik ke dalam beberapa golongan berdasarkan:

  • Daya listrik (VA)
  • Jenis pelanggan
  • Tujuan penggunaan listrik
  • Berikut pembagian utamanya.

Tarif Listrik Rumah Tangga Subsidi

Listrik subsidi diberikan pemerintah kepada masyarakat tertentu agar biaya listrik tetap terjangkau.

  1. Rumah Tangga 450 VA

Golongan ini biasanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Tarif listriknya paling murah dibanding golongan lain.

Tarif: ± Rp 415 per kWh

  1. Rumah Tangga 900 VA Subsidi

Diberikan kepada rumah tangga yang memenuhi kriteria tertentu.

Tarif: ± Rp 605 per kWh

Catatan: Tidak semua pelanggan 900 VA mendapat subsidi. Ada juga 900 VA non-subsidi dengan tarif berbeda.

Tarif Listrik Rumah Tangga Non-Subsidi

Golongan ini berlaku bagi rumah tangga mampu dan tidak mendapatkan bantuan pemerintah.

  1. Rumah Tangga 900 VA Non-Subsidi

Tarif: ± Rp 1.352 per kWh

  1. Rumah Tangga 1.300 VA – 2.200 VA

Ini adalah golongan yang paling umum digunakan oleh rumah modern.

Tarif: ± Rp 1.444,70 per kWh

  1. Rumah Tangga 3.500 VA – 5.500 VA

Biasanya digunakan oleh rumah besar atau rumah dengan banyak perangkat listrik.

Tarif: ± Rp 1.699,53 per kWh

  1. Rumah Tangga ≥ 6.600 VA

Golongan daya tinggi dengan tarif yang sama seperti 3.500 VA ke atas.

Tarif: ± Rp 1.699,53 per kWh

Tarif Listrik untuk Bisnis dan Industri

Selain rumah tangga, tarif listrik juga dibedakan untuk keperluan usaha dan industri.

  1. Bisnis Skala Kecil – Menengah

Biasanya digunakan oleh toko, ruko, dan UMKM.

Tarif: ± Rp 1.444,70 per kWh

  1. Industri Besar

Digunakan oleh pabrik atau perusahaan besar dengan daya tinggi.

Tarif: mulai dari Rp 1.100 per kWh (bisa lebih rendah tergantung kapasitas dan waktu pemakaian)

Tarif industri umumnya lebih kompetitif karena penggunaan listrik yang besar dan berkelanjutan.

Tarif Listrik Pemerintah dan Fasilitas Umum

Golongan ini mencakup:

  • Kantor pemerintahan
  • Penerangan jalan umum
  • Fasilitas sosial

Tarifnya berkisar antara Rp 1.500 – Rp 1.700 per kWh, tergantung jenis dan kapasitas daya.

Cara Menghitung Tagihan Listrik per Bulan

Agar tidak kaget saat membayar tagihan, penting memahami cara perhitungannya.

Rumus Dasar:

Total kWh × Tarif per kWh = Estimasi Tagihan

Contoh:

Pemakaian: 250 kWh
Tarif: Rp 1.444,70 per kWh
250 × 1.444,70 = Rp 361.175

Belum termasuk biaya tambahan seperti:

Pajak Penerangan Jalan (PPJ)
Biaya administrasi (untuk pascabayar)

Perbedaan Listrik Prabayar dan Pascabayar

Listrik Prabayar (Token)

  • Bayar di awal
  • Lebih mudah mengontrol pemakaian
  • Tidak ada biaya keterlambatan

Listrik Pascabayar

  • Bayar di akhir bulan
  • Lebih fleksibel untuk kebutuhan besar
  • Ada risiko denda jika terlambat bayar

Tarif per kWh sama, perbedaannya hanya pada sistem pembayaran.

Tips Menghemat Biaya Listrik di Rumah

Agar tagihan tidak membengkak, berikut tips praktis yang bisa langsung diterapkan:

  • Gunakan lampu LED hemat energi
  • Matikan alat listrik saat tidak digunakan
  • Atur suhu AC di 24–26°C
  • Gunakan mesin cuci dan setrika sekaligus (tidak sering menyalakan)
  • Pilih peralatan elektronik berlabel hemat energi
  • Kebiasaan kecil bisa berdampak besar pada total kWh bulanan.

Apakah Tarif Listrik Bisa Berubah?

Tarif listrik dapat dievaluasi secara berkala oleh pemerintah. Namun, biasanya:

  • Ditetapkan per triwulan
  • Tidak sering berubah
  • Disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan subsidi energi

Oleh karena itu, penting selalu mengikuti informasi terbaru agar dapat menyesuaikan pengeluaran.

Memahami tarif listrik per kWh sangat penting untuk mengontrol pengeluaran dan mengelola konsumsi energi secara bijak. Dengan mengetahui golongan tarif, cara menghitung tagihan, serta menerapkan tips hemat listrik, Anda bisa menghindari pemborosan dan tetap nyaman menggunakan listrik setiap hari.

Baik untuk rumah tangga maupun bisnis, listrik bukan hanya kebutuhan, tetapi juga bagian dari strategi pengelolaan biaya yang cerdas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *