KITAINDONESIASATU.COM – Kasus keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah, termasuk di Cipongkor, Bandung Barat, menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Insiden yang menyebabkan ratusan siswa keracunan hingga ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) itu membuat Dedi angkat bicara.
Lewat akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada 25 September 2025, ia mengungkapkan rasa khawatir terhadap dampak psikologis yang dialami anak-anak.
“Sampai hari ini tidak, walaupun tidak meninggal itu kan tetap menimbulkan trauma,” ujarnya.
Menurut Dedi, trauma bisa muncul karena siswa yang seharusnya mendapatkan gizi tambahan justru mengalami keracunan.
“Traumanya adalah anak yang harusnya mendapat asupan gizi itu kan menjadi keracunan, kan menjadi trauma, traumanya nanti mereka gak mau makan lagi makanan yang disajikan,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi segera, mengingat program MBG disajikan setiap hari untuk anak-anak sekolah.
“Sedangkan makanan yang disajikan itu tiap hari dilakukan ini yang disebutkan diperlakukannya evaluasi terhadap penyelenggara kegiatan,” tegasnya. (*)
