Berita UtamaSosok

Meninggal Tragis di Spanyol, Begini Perjalanan Karier Diogo Jota dari Porto hingga Liverpool

×

Meninggal Tragis di Spanyol, Begini Perjalanan Karier Diogo Jota dari Porto hingga Liverpool

Sebarkan artikel ini
dioga jota
Diogo Jota, bintang Liverpool. (Dok. Marca)

KITAINDONESIASATU.COM – Dunia sepak bola internasional tengah diselimuti duka mendalam. Diogo Jota, bintang Liverpool dan andalan tim nasional Portugal, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil tragis di Spanyol pada Kamis, 3 Juli 2025, bersama sang kakak, Andre Filipe da Silva. Kabar memilukan ini langsung mengguncang komunitas sepak bola global, mulai dari fans, pemain, hingga klub-klub top dunia yang menyampaikan belasungkawa.

Profil Diogo Jota: Dari Porto Menuju Puncak Dunia

Lahir di Porto, Portugal, pada 4 Desember 1996, Diogo Jota memiliki nama lengkap Diogo Jose Teixeira da Silva. Karier sepak bolanya dimulai sejak usia 18 tahun bersama Pacos de Ferreira di Liga Portugal. Penampilan impresifnya menarik perhatian raksasa Spanyol Atletico Madrid, yang merekrutnya pada tahun 2016.

Namun, Jota tak langsung berseragam Los Rojiblancos. Ia lebih dulu menjalani masa peminjaman ke FC Porto dan kemudian ke Wolverhampton Wanderers (Wolves) di Inggris. Di Wolves-lah, namanya mulai dikenal luas. Ia berperan penting membawa klub tersebut promosi ke Premier League dan menjadi pilar utama di lini serang.

Tahun 2020 menjadi titik balik besar. Liverpool FC memboyong Jota ke Anfield, menjadikannya bagian penting dari skuat asuhan Jurgen Klopp. Kemampuannya yang fleksibel bermain di seluruh lini depan, insting gol yang tajam, serta kerja kerasnya membuat Jota dicintai publik Anfield.

Ia tak hanya berperan sebagai pencetak gol, tapi juga penyeimbang lini serang bersama nama-nama besar seperti Mohamed Salah dan Darwin Núñez. Jota dikenal sebagai pemain yang cerdas membaca ruang, cepat dalam pergerakan, dan klinis dalam penyelesaian akhir.

Dalam level internasional, Diogo Jota mencatatkan 49 penampilan dan mencetak 14 gol untuk timnas Portugal. Ia menjadi bagian dari sejarah saat Portugal menjuarai UEFA Nations League 2019, dan kembali berkontribusi dalam skuad edisi 2025, hanya beberapa pekan sebelum kepergiannya yang tragis.

Kehidupan Pribadi yang Baru Dimulai

Ironisnya, kehidupan pribadi Jota baru saja memasuki babak baru. Ia menikahi kekasih lamanya, Rute Cardoso, pada 22 Juni 2025, hanya sepuluh hari sebelum kecelakaan tragis yang merenggut nyawanya. Dari pernikahan tersebut, mereka telah dikaruniai tiga orang anak, menjadikan kabar duka ini semakin memilukan bagi keluarga dan publik.

Diogo Jota bukan hanya pesepak bola berbakat, tapi juga pribadi yang dikenal rendah hati, disiplin, dan penuh dedikasi. Ia sering dipuji karena sikapnya yang profesional di dalam dan luar lapangan. Tak sedikit rekan setim dan pelatih yang menyebutnya sebagai contoh panutan generasi muda.

Kepergian Diogo Jota adalah kehilangan besar bagi dunia sepak bola. Seorang bintang yang tengah berada di puncak kariernya, namun dipanggil terlalu cepat. Warisannya akan terus hidup melalui prestasi, semangat, dan inspirasi yang ia tinggalkan. Rest in peace, Diogo Jota. Dunia sepak bola tak akan melupakanmu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *