KITAINDONESIASATU.COM – Marshanda Putri Zunanto, atau yang dikenal dengan nama Ciccu, menjadi sorotan dan hujatan netizen usai unggahannya soal kecelakaan tragis yang menewaskan Argo Ericko Achfandi ikut tersebar luas di media sosial. Unggahan itu dinilai tidak sensitif karena dinarasikan dengan kata-kata yang kurang pantas dan memicu kemarahan publik.
Awalnya, postingan tersebut dibagikan di fitur teman dekat Instagram, namun akhirnya bocor dan viral. Netizen pun ramai mengkritik dan membongkar sisi lain dari sosok Marshanda di media sosial.
Merespons reaksi publik, Marshanda akhirnya menyampaikan permintaan maaf lewat akun Instagram pribadinya, @chachaputriz, yang saat ini masih diprivat. Dalam unggahan itu, ia menyatakan penyesalan atas postingan yang dianggap tidak pantas, dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.
BACA JUGA : KRONOLOGI Christiano Pangarapenta Tabrak Lari Mahasiswa UGM hingga Tewas
“Ciccu akhirnya post permintaan maaf di ig yang dia private wkwk minimal dibuka sih ignya, minta maaf secara lisan dan nunjukin muka. tapi yaudahlah ya, mungkin dirinya pemalu. aku bantu up aja disini biar pada bisa baca. #JusticeForArgo,” tulis akun tersebut.
Dalam unggahan permintaan maafnya, Ciccu mengungkapkan penyesalan atas kejadian yang membuat namanya viral dan menjadi bahan perbincangan publik. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Saya sangat berempati kepada korban dan keluarga, serta turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian yang terjadi, Semoga Almarhum dapat diterima di sisi-Nya dan keluarga di berikan ketabahan.” tulisnya di akun @chachaputriz.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak berada di lokasi saat kecelakaan terjadi.
“Saya baru tiba setelah kecelakaan terjadi dan tidak memiliki keterlibatan langsung dalam kejadian tersebut.”
Lebih lanjut, Ciccu menyatakan dukungannya terhadap proses hukum yang berlaku dan memilih untuk tidak berpihak.
“Ini murni kesalahan dan kelalaian saya secara pribadi, dan saya sangat menyesal atas kegaduhan yang ditimbulkan dan dijadikan pembelajaran agar kedepannya lebih bijak dalam bertutur kata.”
