KITAINDONESIASATU.COM – Kota Atlanta menjadi saksi bisu salah satu kisah paling heroik dan mengharukan dalam sejarah Piala Dunia 2026.
Timnas Tanjung Verde, yang hanya berstatus sebagai tim unranked di peringkat 67 dunia, berhasil menahan imbang raksasa Spanyol dengan skor 0-0 dalam laga pembuka bersejarah mereka.
Dan pahlawan di balik keajaiban ini bukanlah seorang bintang muda, melainkan Vozinha, sang kiper veteran berusia 40 tahun!
Di atas lapangan, Spanyol benar-benar mendominasi dengan gaya permainan yang membabi buta. Mereka melepaskan total 27 tembakan dan menguasai 75% bola.
Namun, semua serangan mematikan La Roja mentah di tangan Vozinha Tanjung Verde. Sang kiper melakukan 7 penyelamatan tingkat dewa yang tak hanya mematahkan mental para penyerang Spanyol, tetapi juga mengukuhkan dirinya sebagai Man of the Match yang tak terbantahkan.
Namun, di balik performa magis di atas lapangan, tersimpan kisah pasca-pertandingan yang sukses bikin seluruh stadion dan warganet menangis.
Vozinha mengungkapkan bahwa ia menangis tuntas setelah peluit akhir dibunyikan, bukan hanya karena bangga, tetapi karena rasa rindu yang menyayat hati.

