NewsUMKM

Produsen Tahu Keluhkan Mahalnya Kedelai Impor Berharap Pemerintah Segera Bertindak

×

Produsen Tahu Keluhkan Mahalnya Kedelai Impor Berharap Pemerintah Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini
Pengrajin Tahu

KITAINDONESIASATU.COM – Produsen tahu di Jakarta Timur mengeluhkan harga kedelai impor yang masih mahal sehingga memberatkan biaya produksi. Akibat tingginya harga juga membuat daya beli masyarakat turun dan sepi pesanan.

Produsen tahu, Sukirman, 49, mengatakan, harga kedelai impor yang menjadi bahan baku utama produksi hingga kini masih di angka Rp10-Rp11 ribu per kilogram. “Harganya masih tinggi banget, makanya sekarang berharap dari pemerintah biar bisa menurunkan harga kedelai lagi, biar produsen, pedagang enak,” katanya, Selasa (15/10).

Dikatakan Sukirman, memang harga kedelai saat ini sudah turun dari yang sebelumnya Rp13 ribu, namun hal itu belum bisa disebut normal. Karena seharusnya harga kedelai dibawah Rp10 ribu dan berharap pemerintah lekas mengambil langkah untuk menurunkan dan menjaga stabilitas harga.

“Sekarang daya beli masyarakat cenderung terpuruk, bahkan banyak pedagang tahu di pasar mengurangi jumlah pembelian hingga setengahnya karena harga kedelai mahal,” ujar Sukirman.

Menurutnya, para produsen tahu juga masih diliputi kekhawatiran harga kedelai impor dapat kembali merangkak lagi ketika mendekati hari raya keagamaan seperti Idulfitri. Karena itu hingga kini mereka terus berjaga-jaga khawatir harga kembali naik.

“Apalagi kenaikan harga kedelai ini sudah sejak dua tahun terakhir lah, naiknya bertahap. Walaupun sekarang mendingan, tapi belum normal,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *