UMKM

Kampung Kaumpandak Bogor, Produsen Legend Kerupuk Mi Kuning dari 1965

×

Kampung Kaumpandak Bogor, Produsen Legend Kerupuk Mi Kuning dari 1965

Sebarkan artikel ini
kerupuk mi
Ilustrasi proses penjemuran krupuk mi (KIS/IST)

Amir menjelaskan, proses menjemur adalah yang paling memakan waktu, dari pukul 08.00 WIB menjadi pukul 05.00 WIB sore. 

“Kami harus memastikan kerupuk siap dikirim, karena proses pencetakannya memakan waktu lebih banyak,” jelasnya.

Dalam proses pembuatannya, adonan tepung sagu diberi bumbu rahasia dan pewarna kuning alami. Setelah membentuk tekstur yang diinginkan, adonan dipilin seperti mi dengan diameter sekitar setengah sentimeter dan kemudian dicetak secara manual.

Setelah terbentuk, kerupuk dikukus selama sekitar 15 menit hingga teksturnya kenyal sebelum dijemur di atas ebeg, atau alas bambu.

Dengan tradisi dan cita rasa yang kaya, kerupuk mi dan kerupuk padang dari Kampung Kaumpandak semakin menjadi pilihan utama masyarakat selama bulan Ramadhan. Seperti yang diungkapkan Amir, “Ini bukan sekadar bisnis, melainkan juga tradisi yang kami jaga dan kembangkan dari generasi ke generasi.” (Nicko/aps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *