Dengan keunggulan satu pemain, Meksiko bermain mudah dan mengunci kemenangan 2-0 berkat sundulan Jimenez di menit ke-67.
Berdasarkan data historis FIFA dan analisis taktis pada kuartal II 2026, tim yang menerima kartu merah sebelum menit ke-50 pada laga pembuka Piala Dunia memiliki tingkat kekalahan hingga 92% dan hampir mustahil untuk lolos dari babak grup.
Fakta ini menjadi pukulan telak bagi Afrika Selatan yang memang belum pernah lolos dari babak penyisihan grup dalam tiga partisipasi sebelumnya (1998, 2002, 2010).
Sementara itu, kemenangan ini menjadi modal sempurna bagi Meksiko yang kini menjadi negara dengan rekor tuan rumah terbanyak (tiga kali, melampaui Brasil, Prancis, Jerman, Italia, dan AS). Tim tuan rumah akan menghadapi Korea Selatan pada 18 Juni dan Republik Ceko pada 24 Juni.
Mengingat format Piala Dunia 2026 yang diperluas menjadi 48 tim (12 grup), di mana hanya dua tim teratas per grup dan delapan peringkat ketiga terbaik yang lolos ke babak 16 besar, kesalahan Sphephelo Sithole ini bisa menjadi mimpi buruk yang mengubur harapan Afrika Selatan untuk pertama kalinya menembus babak gugur.
Akankah Bafana Bafana bisa bangkit dari blunder Piala Dunia 2026 yang sangat tragis ini?***
