Rekor kelam pun tercipta. Menurut data perusahaan statistik Opta, Sphephelo Sithole menjadi pemain ketiga dalam sejarah yang melakukan pelanggaran berujung gol dan menerima kartu merah di pertandingan Piala Dunia 2026 yang sama.
Rekor memalukan ini sebelumnya hanya dipegang oleh Cyrille Domoraud (Pantai Gading) dan Tomas Ujfalusi (Republik Ceko) pada tahun 2006 silam.
Situs penilai performa pemain WhoScored pun tidak ampun memberikan skor 4,23 untuk Sithole, menjadikannya pemain dengan rating terendah di laga tersebut.
Rekan setimnya, Themba Zwane, juga harus menelan pil pahit dengan skor 4,83 akibat kartu merah di akhir babak kedua.
Sebaliknya, kiper Ronwen Williams menjadi penyelamat dengan skor 6,58, sementara sang pencetak gol Julian Quinones memuncaki daftar dengan skor fantastis 8,72. Total, tujuh pemain Meksiko berhasil meraih skor di atas 7!
Ironisnya, pemain yang saat ini membela Tonleda—klub yang baru saja terdegradasi dari kejuaraan Portugal 2025-2026—sebenarnya memiliki rekam jejak internasional yang mentereng.
Ia telah mencatatkan 27 caps untuk Afrika Selatan sejak 2022 dan meraih medali perunggu di Kejuaraan Afrika 2023.
Namun, semua pencapaian itu ternoda oleh satu malam bencana di Piala Dunia 2026.
