KITAINDONESIASATU.COM – Cristiano Ronaldo tidak hanya merayakan gelar UEFA Nations League 2025 bersama tim Portugal, tetapi juga menunjukkan kelas sejatinya sebagai legenda.
Dalam wawancara usai kemenangan dramatis atas Spanyol, Ronaldo menyampaikan pesan menyentuh untuk bintang muda Lamine Yamal dan memberikan apresiasi hangat kepada pelatih tim lawan, Luis de la Fuente.
Mengutip beberapa sumber, di tengah euforia selebrasi, Ronaldo tetap rendah hati saat diminta berkomentar tentang Yamal—pemain 17 tahun yang tengah menanggung rasa kecewa usai kekalahan di final.
“Saya tak perlu mengatakan hal khusus. Dia adalah fenomena. Saya yakin Lamine Yamal akan meraih banyak trofi di masa depan, termasuk Nations League. Kariernya masih sangat panjang.” demikian kata Ronaldo.
Pernyataan Ronaldo itu langsung menyebar luas dan menuai pujian, bukan hanya karena datang dari sosok besar, tetapi juga karena menjadi simbol sportivitas sejati.
Ya, alih-alih mengecilkan lawan muda, Ronaldo justru menyemangati dan mengakui potensinya—gestur yang memperkuat posisinya sebagai figur inspiratif lintas generasi.
Tak berhenti di sana, Ronaldo juga melayangkan pujian tulus untuk pelatih Spanyol, Luis de la Fuente.
“Pelatih kalian luar biasa. Dia tahu betul siapa yang bisa memberi kontribusi terbaik untuk tim. Mudah mengkritik, tapi hanya pelatih yang tahu betapa beratnya membuat keputusan,” kata Ronaldo lagi.
Meskipun tidak mencetak gol di final kali ini, Ronaldo tetap menjadi poros emosional dan pemimpin di lapangan. Ini adalah gelar Nations League kedua bagi sang kapten bersama Portugal, setelah yang pertama pada 2019—bukti nyata bahwa meski usia tak muda lagi, kontribusinya tetap vital.

