KITAINDONESIASATU.COM – Duel klasik Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9) pukul 15.30 WIB, mendapat perhatian serius dari operator kompetisi.
Direktur Utama I-League, Ferry Paulus meminta, seluruh suporter, khususnya pendukung Persija dan Jakmania, menjaga ketertiban selama pertandingan yang diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi tersebut.
Ferry menekankan, pentingnya Persija dan Jakmania menjadi tuan rumah yang baik. Ia juga meminta suporter tidak memancing emosi melalui unggahan maupun komentar di media sosial.
“Yang pertama tentunya, kami sebagai liga sangat menginginkan Persija, Jakmania, suporter Persija ya, untuk bisa menjaga rumahnya dengan menjadi tuan rumah yang baik tentunya,” ujar Ferry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/9).
Ferry secara khusus meminta tidak ada perang urat saraf di dunia maya menjelang pertandingan. Menurutnya, provokasi melalui media sosial justru berpotensi memperkeruh suasana sebelum laga dimulai.
“Dan tidak juga mengundang atau memprovokasi atau memberikan atensi-atensi yang lebih ya, terutama di dalam sosmed, sosial media. Jadi enggak ada tuh perang urat saraf,” katanya.
Ia juga mengingatkan pendukung Persija agar memberikan dukungan secara sehat. Provokasi, termasuk ujaran yang mengandung unsur SARA, diminta tidak dilakukan.
Di sisi lain, Ferry mengapresiasi langkah Jakmania yang mewajibkan penggemar mengenakan jersey Persija sebagai identitas pendukung Macan Kemayoran dalam laga bergengsi tersebut.
Persiapan pengamanan juga disebut telah diperkuat. Ferry mengatakan aparat keamanan memberikan perhatian khusus, termasuk menyiapkan sejumlah rute untuk mengantisipasi potensi gangguan selama pertandingan.
“Pihak keamanan juga sudah memberikan atensi dan menebalkan beberapa routing ya, bahkan saya dengar ada akan ada beberapa kegiatan-kegiatan untuk mengantisipasi kegiatan tersebut,” ujarnya.
I-League juga telah berkoordinasi dengan PSSI. Ferry menyebut laga Persija kontra Persib menjadi salah satu pertandingan yang mendapat perhatian khusus sehingga langkah-langkah preventif perlu dilakukan sejak sebelum pertandingan berlangsung.
Laga ini memang memiliki sejarah rivalitas panjang. Dalam lima pertemuan terakhir di semua kompetisi, Persib berada di atas angin dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Rekor tersebut membuat duel di GBK semakin panas. Persija bukan hanya dituntut meraih kemenangan di lapangan, tetapi juga menjaga agar atmosfer pertandingan tetap aman, tertib, dan sportif. (*)






