KITAINDONESIASATU.COM – Lahir di Rosario, Provinsi Santa Fe, Argentina, pada 24 Juni 1987, Lionel Andres Messi Cuccitini telah menjelma menjadi salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.
Di usia 39 tahun, saat banyak pemain profesional memilih mengakhiri karier, Messi justru masih menunjukkan performa kompetitif di level tertinggi sepak bola dunia.
Kapten tim nasional Argentina tersebut tetap mampu bersaing dengan pemain yang jauh lebih muda berkat kombinasi pola hidup sehat, disiplin tinggi, dan program kebugaran yang terukur.
Kebugarannya yang terjaga membuat kemampuan teknis serta kelincahannya di lapangan tetap menjadi ancaman bagi lawan.
Pola Hidup Sehat Jadi Kunci Umur Panjang Karier Lionel Messi
Salah satu faktor utama yang membantu Messi mempertahankan performanya adalah pola makan yang sangat ketat.
Tim nutrisi yang mendampinginya menerapkan menu berbasis makanan alami dengan mengurangi konsumsi gula olahan dan karbohidrat sederhana.
Sebagai gantinya, Messi lebih banyak mengonsumsi air putih, buah-buahan, sayuran segar, biji-bijian utuh, serta minyak zaitun sebagai sumber lemak sehat.
Selain menjaga asupan makanan, Messi juga dikenal disiplin menghindari makanan cepat saji selama bertahun-tahun. Kebiasaan tersebut membantu menjaga komposisi tubuh dan kebugaran fisiknya tetap optimal.
