Sepakbola

Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024, Shin Tae-yong Dievaluasi

×

Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024, Shin Tae-yong Dievaluasi

Sebarkan artikel ini
FotoJet 17 1
Shin Tae- yong dipecat dari Ulsan HD FC.

KITAINDONESIASATU.COM – Timnas Garuda kalah menyakitkan dari Filipina dengan skor 1 – 0 di Piala AFF saat bertanding di  Stadion Manahan Solo, Sabtu (21/12/2024) malam. Indonesia pun gagal ke semifinal Piala AFF.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir mengatakan, akan ada evaluasi yang dilakukan usai Tim Nasional (Timnas) Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2024.

Evaluasi juga akan menyasar ke Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY). Indonesia hanya butuh hasil seri saat melawan Filipina untuk lolos ke semifinal. Sebab, Vietnam berhasil menumbangkan Myanmar dengan skor 5-0. Sayang Indonesia kalah hingga tiket ke semifinal diambil Vietnam dan Filipina.

“Pasti (STY) dievaluasi, Coach Nova dievaluasi, Coach Shin dievaluasi. Di kontraknya semua pelatih wajib dievaluasi,” kata Erick kepada awak media usai laga di Stadion Manahan Solo, Sabtu (21/12/2024).

Saat disinggung apakah dirinya kecewa dengan Shin Tae-yong karena gagal memenuhi target mencapai semifinal, Erick mengatakan jika dia akan melihat secara keseluruhan.

“Saya tidak bisa bicara per game, saya harus evaluasi semua. Tidak mau salah-salahan karena kesuksesan itu karena programnya bagus, pelatihnya bagus, pemainnya bagus,” ujarnya.

Meski gagal lolos fase grup Piala AFF 2024, Erick melihat para pemain sudah bekerja maksimal. Terkait laga melawan Filipina, ia melihat Indonesia memiliki sejumlah peluang namun gagal dimanfaatkan menjadi gol.

Di pertandingan semalam tim Garuda dalam posisi kurang diuntungkan. Pasalnya, Muhammad Ferarri mendapatkan kartu merah pada babak pertama. Selain itu, Filipina juga hanya mampu mencetak gol dari tendangan penalti.

“Ya targetnya semifinal, dengan pemain muda kita berharapnya lawan Myanmar, Laos, Filipina bisa menang, kalau Vietnam ya masih. Di sini tadi sebenarnya bisa tadi, ya namannya bola, bola kan drama,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *