KITAINDONESIASATU.COM – Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku dibuat terpukau oleh atmosfer sepak bola Indonesia setelah menjalani musim perdananya di kompetisi BRI Super League. Arsitek asal Belanda itu menyebut gairah luar biasa yang ditunjukkan para suporter tanah air menjadi pengalaman yang sulit dilupakan sepanjang karier kepelatihannya.
Dalam keterangannya, Jansen mengungkapkan bahwa sejak pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia, ia langsung merasakan betapa sepak bola telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di berbagai daerah. Antusiasme penggemar yang begitu besar membuatnya terkesan dan semakin menikmati petualangan barunya bersama Bali United.
“Passion” para pencinta sepak bola Indonesia menjadi hal yang paling menarik perhatian mantan pelatih PEC Zwolle tersebut. Menurutnya, dukungan yang diberikan suporter kepada tim dan pemain menciptakan atmosfer luar biasa yang jarang ditemukan di banyak negara.
Tak hanya terkesan dengan fanatisme suporter, Jansen juga merasa puas dengan perkembangan yang ditunjukkan Bali United sepanjang musim. Ia menilai Serdadu Tridatu mengalami kemajuan signifikan dibandingkan saat kompetisi baru dimulai, sehingga membuatnya optimistis terhadap masa depan tim.
Pelatih berusia 50 tahun itu secara khusus memuji suasana pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Bermain di hadapan ribuan pendukung setia Bali United disebutnya menjadi salah satu momen paling berkesan selama berkarier di Indonesia, terlebih karena hubungan yang terjalin antara tim dan suporter berjalan sangat baik.
Meski menutup BRI Super League 2025/2026 di posisi kedelapan klasemen dengan koleksi 51 poin dari 34 pertandingan, Jansen tetap menilai musim pertamanya sebagai pengalaman berharga. Ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari karakter sepak bola Indonesia yang menurutnya sangat berbeda dibandingkan sepak bola Eropa.
Bagi Jansen, satu musim di Indonesia bukan sekadar perjalanan profesional, melainkan pengalaman yang membuka pandangannya tentang besarnya kecintaan masyarakat terhadap sepak bola. Dukungan suporter, atmosfer stadion yang membara, hingga perkembangan tim menjadi alasan mengapa ia menyebut musim perdananya bersama Bali United sebagai tahun yang sangat berkesan. (*)
