KITAINDONESIASATU.COM – Penyerang Ismaila Sarr mengukir sejarah setelah mencetak gol super kilat hanya dalam 21 detik saat Crystal Palace menghadapi Shakhtar Donetsk di semifinal UEFA Europa Conference League 2025–26.
Bermain di Stadion Municipal Henryk Reyman’s, Krakow, gol kilat hasil umpan matang Jean-Philippe Mateta itu langsung memecahkan rekor lama milik Ferdy Druijf (32 detik, 2022). Nama Sarr kini jadi yang tercepat sepanjang sejarah kompetisi.
Rekor lain seperti Fredrik Ulvestad (34 detik) dan Andy Diouf (57 detik) pun harus rela tersalip oleh ledakan awal laga yang brutal ini.
Namun, jika dibandingkan dengan kasta tertinggi Eropa, rekor absolut masih dipegang Roy Makaay yang mencetak gol hanya dalam 10,12 detik di UEFA Champions League 2006–07. Sementara di UEFA Europa League, nama Jan Sýkora masih tak tergoyahkan dengan gol 10,69 detik.
Di luar rekor fenomenal itu, gol cepat Sarr jadi pembuka kemenangan gemilang Palace 3-1 atas Shakhtar. Dua gol tambahan dicetak Daichi Kamada dan Jorgen Strand Larsen, sementara Shakhtar hanya mampu membalas lewat Oleh Ocheretko.
Kemenangan ini membuat Palace satu kaki sudah menapak final, sebuah pencapaian luar biasa, mengingat ini adalah debut mereka di kompetisi elite Eropa sejak era UEFA Intertoto Cup 1998. (*)

