KITAINDONESIASATU.COM – MotoGP tengah mengembangkan teknologi radio komunikasi yang memungkinkan pebalap menerima pesan langsung ketika sedang berada di lintasan.
Sistem yang konsepnya menyerupai komunikasi radio di Formula 1 tersebut ditargetkan mulai digunakan dalam kompetisi pada musim 2027.
Pengembangan teknologi ini sebenarnya telah dimulai sejak 2020 setelah Carlos Ezpeleta meminta dilakukan pengujian sistem komunikasi yang dapat membuat pebalap mendengar informasi penting saat mengendarai motor.
Faktor keselamatan menjadi salah satu alasan utama proyek tersebut dikembangkan.
Radio MotoGP Dikembangkan untuk Keselamatan
Senior Director of Media Production Technology MotoGP, Sergi Sendra, menjelaskan bahwa sistem tersebut dirancang agar informasi penting dapat diterima pebalap secara cepat dan serentak.
Salah satu contohnya adalah pemberitahuan mengenai red flag yang harus diketahui seluruh pebalap tanpa jeda.
Berbeda dari perangkat komunikasi biasa, teknologi radio MotoGP membutuhkan sistem audio digital berbasis jaringan IP.
Pengembangannya juga menghadapi berbagai tantangan karena karakteristik motor dan kondisi lintasan sangat berbeda dibandingkan mobil balap.
Sejumlah pebalap telah mengikuti pengujian, termasuk Pedro Acosta dan Diogo Moreira. Namun, respons terhadap teknologi tersebut belum sepenuhnya positif.
Brad Binder misalnya, sempat menyoroti tingkat kebisingan yang muncul dari sistem radio ketika digunakan dalam kondisi balapan.




