Sosok

Profil William Soerjadjaya, Pengusaha Otomotif yang Cinta Tanah Air

×

Profil William Soerjadjaya, Pengusaha Otomotif yang Cinta Tanah Air

Sebarkan artikel ini
astra

Pada akhir tahun 1992, jumlah perusahaannya sudah mencapai sekitar 300 buah. Tak cuma otomotif, Om Willem melebarkan sayap bisnis di sektor perbankan, perhotelan dan properti.

Dalam memimpin, William tidak membeda-bedakan karyawannya. Di Astra, banyak tenaga kerja pribumi yang dipekerjakan, dari tingkat karyawan biasa hingga pimpinan. 

Ini merupakan wujud kecintaan dan kebanggaannya sebagai orang Indonesia. William sangat mengutamakan nilai-nilai loyalita dan rasa percaya diri, di dalam merekrut karyawan. 

Pada 1992-1993 Astra sempat jatuh ketika bisnis Edward Soerjadjaja, anak sulungnya, di Bank Summa ambruk. 

William pun terpaksa melego mayoritas sahamnya di PT Astr, sebagai bentuk tanggung jawab pribadinya dan pengorbanannya demi sang anak sulung.

Setelah sempat jatuh, William berhasil bangkit lagi. Ia berhasil membeli 10 juta saham PT Mandiri Intifinance dan berinvestasi dalam pengembangan usaha petani kecil serta usaha-usaha kecil dan menengah.

Sebagai pengusaha yang pernah jaya, William mendapatkan banyak penghargaan dan pengakuan dari dalam maupun luar negeri.

William meninggal dunia pada tanggal 2 April 2010 pukul 22.43 di RS Medistra, Jakarta Selatan, Indonesia setelah sebelumnya beberapa kali dirawat karena sakit.

Sedangkan pasangan hidup sang maetro bisnis ini, Lily Anwar, menyusul suaminya 11 tahun kemudia. Ia meninggal dunia pada 29 Juni 2021 pukul 01.40 di usia 97 tahun. (Aris MP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *