Satu ruangan yang bangunannya seperti private ini sudah dipesan untuk acara konsolidasi partai dengan Zulhas, panggilan akrab Menko Bidang Pangan.
Setidaknya di ruangan itu ada dua meja panjang, dan satu meja bundar ala ruang tamu jaman dulu di atasnya terletak papan bertuliskan booked.
“Iya pak, semula sudah dibook untuk acara Pak Zulhas, tapi batal,” ujar salah seorang anggota Patwal Polisi yang berada di depan Kafe tersebut.
Ketua Panitia Pelaksa HPN 2025 Banjarmasin Raja Parlindungan Pane memang sempat mewanti-wanti dalam rapat pendahuluan bersama Koordinator Daerah dan pihak terkait pada tanggal 6 Februari 2025.
Rapat pendahuluan di Sekretariat PWI Kalsel itu dihadiri perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Dishub Provinsi dan Kota Banjarmasin, Diskominfo, dan Satpol PP. Hadir juga Kadisops Lanud Sjamsudin Noor Letkol Dody, dan perwakilan Polda Kalsel.
Saat itu, pembahasan rapat sudah mengerucut pada penyambutan tamu VVIP termasuk rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Acara Puncak HPN 2025 Banjarbaru, Minggu 9 Februari 2025.
Dalam pesannya, Raja Parlindungan Pane mengingatkan kepada seluruh peserta rapat untuk tetap semangat dan mempertahankan suasana kondusif demi suksesnya acara tersebut. Walaupun dalam setiap arahannya Raja Pane dan Hendry Ch Bangun yakin pejabat tinggi ini bakal hadir.
“Kalau ibarat main bola, kita sudah menang 1-0, tapi jangan puas dulu. Harus tetap focus jangan sampai di injuri time kalah 2-1, ini menyakitkan,” pesan Raja Parlindungan Pane dalam rapat pendahuluan.
Namun apakah pesan singkat Raja ini sesungguhnya sebagai petunjuk awal skor 2-1 itu menggambarkan hanya satu pejabat negara yang hadir dan dua mengundurkan diri?
Menteri Kebudayaan Fadi Zon, menjadi wakil Kabinet Merah Putih dan menjadi bintang di HPN 2025, sedangkan dua pejabat tinggi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Ketua MPR Ahmad Muzani batal.(***)
