Dalam audiensi tersebut Ahmad Muzani menceritakan kalau karier politik yang dijalani hingga sampai saat ini tidak bisa dilepas dari latar belakang sebagai wartawan.
“Saya bisa sampai sekarang karena ilmu wartawan,” ujar Hendry Ch Bangun mengulang pernyataan Ahmad Muzani.
Dikutip dari laman Gerindra.com, Ahmad Muzani pernah menggeluti dunia wartawan di majalah Amanah dan penyiar radio Ramako. Bahkan karier jurnalis politisi kelahiran Tegal, 15 Juli 1968 itupun terbilang moncer dan terpilih sebagai direktur untuk Kawasan Serang, Banten.
Lulusan Ilmu Komunikasi di Universitas Ibnu Chaldunn, Jakarta ini mempunyai koneksi yang bagus dari berbagai kalangan. Ia sempat terjun ke dunia politik praktis saat membidangi Partai Bintang Reformasi (PBR) yang dibentuk Zainuddin MZ, dan sempat menjabat sebagai Wakil Sekjen.
Kisah Injury Time di Acara Puncak HPN 2025 Banjarbaru
Ketua MPR Ahmad Muzani menjadi tokoh penting yang pasti hadir dalam Acara Puncak HPN 2025 Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Begitu juga dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang terus tektokan dengan Panpel HPN.
Ketua Umum PAN ini sebagai keynote speaker pada Seminar Nasional Ketahanan Pangan. Satu lagi wakil Pemerintah era Presiden Prabowo Subianto yang mendukung langsung HPN adalah Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Ketiganya sudah diplot naik panggung kehormatan di HPN 2025 Banjarmasin yang mengangkat tema Ketahanan Pangan, sebagai program andalan Presiden Prabowo.
Angin segar berhembus hingga menembus Bumi Lambung Mangkurat, julukan Kalimantan Selatan. Pada H-1 atau Sabtu, 8 Februari 2025, Sekjen PWI Iqbal Irsyad menyambut kedatangan Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Lapangan Udara Sjamsudin Noor. Momen penyambutan itu pun tersebar lewat foto yang diunggah di Grup WhatApp Panpel HPN 2025.
Suasana grup semakin bergemuruh dan menyambut riang gembira dengan foto penyambutan tersebut. Tentu saja, kehadiran tiga tokoh penting ini menjadi angin segar bagi penyelenggara serta peserta HPN 2025.
Meski selain tiga tokoh politik itu, kehadiran tokoh pers nasional yang juga mantan Menteri BUMN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Dahlan Iskan ini menjadi magnet tersendiri. Abah Dahlan Iskan menjadi narasumber dalam seminar nasional tentang masa depan media di era Artificial Intelegency (AI). Acara seminar nasional ini berjalan pecah alias sukses.
Namun entah apa pemicunya, tiba-tiba saja dua tokoh tersebut, Ahmad Muzani dan Zulkifli Hasan batal manggung di HPN 2025 Banjarmasin. Ibarat petir di siang bolong.
Absennya dua politisi gaek ini tidak dibagikan di grup WhatApps Panpel HPN. Hanya menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi terkhir bidang Acara bersama Ketua Umum PWI Pusat dan jajaran panpel.
Kabar burung pun terendus tentang dugaan kedua politisi elite itu batal manggung di injury time. Mulai pertimbangan klasik karena bentrok jadwal partai hingga adanya dugaan lain yang perlu konfirmasi akan kebenarannya.
Sekjen PWI Pusat Iqbal Irsyad mengkonfirmasi ketidak hadiran Ahmad Muzani yang sedianya menerima Anugerah Anggota Kehormatan PWI Cabang DKI Jakarta di Acara Puncak HPN 2025 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (9/2/2025).
Sekjen Partai Gerindra itu mendadak ditunggu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sehingga harus balik kanan. Agenda acara internal Gerindra pun dipercepat.
“Beliau (Ahmad Muzani) mendadak ditunggu Presiden Prabowo di Hambalang, meski sudah booking hotel menginap di Hotel Galaxy,” ujar Iqbal Irsyad.
Sementara Zulkifli Hasan bukan hanya tidak hadir dalam Seminar Nasional di HPN 2025 Banjarmasin, Kalsel. Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga membatalkan pertemuan internal partai di William Baked yang terletak di Jalan Kacapiring III No.6, Kertak Baru Ulu, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kafe yang menawarkan suasana aestetik ini memiliki dua ruangan bagi para pengunjung, sudah dipesan oleh pengurus partai.
