KITAINDONESIASATU.COM – Nama Imam Estiantoro memang belum banyak dikenal oleh masyarakat umum. Namun di kalangan volunteer atau relawan namanya cukup dikenal. Ya, lantaran pria kelahiran 04 Mei 1984 itu kerap aktif di berbagai kegiatan sosial di Kabupaten Bekasi bahkan hingga luar daerah.
Nama Imam Estiantoro sendiri saat ini tercatat aktif sebagai anggota di beberapa komunitas, di antaranya Slanker Cikarang Club, dan Komunitas Pendaki Gunung, serta Relawan Semeru.
Imam juga sudah sejak lama kerap turun ke lokasi bencana ikut dalam operasi SAR, yang lebih sering dalam operasi pencarian orang hilang atau tenggelam di wilayah Kabupaten Bekasi.
“Selama jadi relawan, momen-momen yang mengesankan adalah pas tugas operasi SAR, seneng bisa membantu para korban yang sedang kena musibah, dan menambah saudara di lokasi tersebut,” ungkapnya.
Baru-baru ini, Imam bersama sejumlah warga dan relawan lainnya menggagas mendirikan sebuah komunitas yang fokus terhadap gerakan peduli lingkungan hidup khususnya di wilayah tempat tinggalnya di Kampung Pengkolan, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Komunitas Pinggiran Kali atau yang disingkat menjadi Kopinkal dipilih sebagai identitas gerakan yang mereka gagas. Menjaga dan membuat aliran kali Cikarang terbebas dari sampah dan limbah industri serta menghijaukan kembali bantaran kali adalah tujuan dari terbentuknya Kopinkal.
“Awal mula ngebentuk kopinkal itu ya kita sering kumpul-kumpul di pinggir kali, dilihat ngeblatak banyak sampah, terus kita bersih-bersihin terus kita babat-babatin tuh alang-alang terus kita lihat luas tuh lumayan lah buat bikin saung gak kepikirin bisa sampai kaya sekarang gerakannya,” kata Imam.
Meski terbilang belum lama dibentuk, tetapi gerakan dari komunitas ini sudah mulai banyak dikenal orang, mereka mampu mengedukasi masyarakat yang tinggal di bantaran kali Cikarang untuk tidak membuang sampah ke kali.

Respon (1)