KITAINDONESIASATU.COM – Pagi-pagi sekali Henky Natali sudah tiba di tempat kerja di belakang Jalan Raya Casablanca, Jakarta Selatan.
Waktu sudah menunjukkan pukul 07.16 WIB.
Pedagang kopi keliling itu menyiapkan segala keperluan.
Setelah semua dianggap beres, pria berusia 31 tahun ini melajukan gerobak listrik menyusuri kawasana Kuningan di Jalan RM Rasuna Said, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Hanya menempuh waktu setengah jam, Henky sudah tiba di tempat pangkalan yang biasa singgahi sehari-hari di kawasan Pasar Minggu, tepatnya di depan SMAN 28 di Jalan Raya Ragunan, Jakarta Selatan.
Pemuda lajang ini sendirian. Teman sekerjanya mangkal di persimpangan lampu merah Pasar Minggu, dengan merek dagang bernama “Kopi Sejuta Jiwa” (KSJ).
“Ada banyak dagangan sejenis ini. Mungkin sekitar empat merek dagang,” kata Henky kepada kitaindonesiasatu.com pada pekan lalu (2/2/20250) di Jakarta.
Henky yang baru bekerja sembilan bulan di KSJ mengungkapkan, KSJ baru beredar di jalanan sekitar dua tahun lalu, tepatnya pada September 2023. Dengan mengoperasikan 50 gerobak listrik.
Memang, trend pedagang kopi keliling belakangan ini banyak bermunculan di jalan-jalan Jakarta.




