Namun, usaha tersebut ia tinggalkan. Ia cuma berminat di bidang kopi. Pada 2018, bermodalkan uang sejumlah Rp 70 juta, ia mendirikan usaha bernama “Kopi Janji Jiwa”.
Dalam meramu seduhan kopi, KJJ lebih memilih menggunakan biji kopi Sumatera yang memiliki aroma dan rasa yang kuat.
Dengan biji kopi yang kuat, rasa kopi akan jauh lebih lezat dan tidak pahit di lidah. Gerai pertama KJJ dibuka di ITC Kuningan, Jakarta Selatan.
Namun tak dinyana, meski tanpa investor Billy mampu membuka 700 gerai kopi di seluruh kota-kota besar Indonesia.
Malahan Museum Rekor Dunia Indonesia (Rekor Muri), pada 2019, pernah kagum pada KJJ. Mencatatkan rekor sebagai kedai kopi tercepat membuka cabang dalam setahun.
Pada 2020, Jiwa Group menggunakan teknologi digital dengan membuat aplikasi pemesanan dengan konsep Grab & Go yang diberi nama JIWA+.
Dengan kegigihan itu semua, ia menuai hasil. Barulah pada 2021, ada dua investor yang menyuntikkan dana ke dalam perusahaan.
Jiwa Group mendapat pendanaan dari investor Openspace dan Capsquare. Dari suntikan dana tersebut, gerai KJJ membesar menjadi 900 kedai kopi.
Penghargaan pun tidak hanyda dari MURI. Jiwa Group juga pernah meraih penghargaan “Top Brand Award” untuk kategori kedai kopi, berturut-turut pada 2020 hingga 2022.




