Opini KitaSepakbola

PSIM Yogyakarta Dorong Regenerasi, Athaullah Daib Promosi ke Tim Senior

×

PSIM Yogyakarta Dorong Regenerasi, Athaullah Daib Promosi ke Tim Senior

Sebarkan artikel ini
Athaullah Daib
Athaullah Daib. (Ileague)

KITAINDONESIASATU.COM – PSIM Yogyakarta membuat kejutan dengan mempromosikan kiper muda berusia 16 tahun, Athaullah Daib, ke skuad utama untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

Promosi tersebut menjadi bukti keseriusan Laskar Mataram dalam mengembangkan pemain muda. Pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, bahkan mengaku antusias melihat potensi besar yang dimiliki Athaullah.

“Saya sangat senang bekerja dengan talenta-talenta muda. Kami mengundang anak ini berlatih bersama kami karena ia baru berusia 16 tahun dan performanya cukup baik. Jadi, kami memutuskan untuk mempertahankannya dan mencoba mengembangkan potensinya,” ujar Van Gastel, dikutip dari laman resmi klub, Kamis (13/8).

Athaullah sebelumnya merupakan bagian dari skuad Elite Pro Academy (EPA) U-16 PSIM Yogyakarta pada musim 2025/2026. Kesempatan untuk menembus tim senior pun menjadi lompatan besar dalam perjalanan kariernya.

Selama menjalani masa observasi bersama tim utama, Athaullah mendapat perhatian khusus dari tim pelatih. Pelatih kiper PSIM Yogyakarta, Mario Capece, bahkan memberikan program latihan khusus untuk mengasah kemampuannya.

Van Gastel mengatakan tim pelatih melihat perkembangan positif dari sang kiper muda. Setelah direkomendasikan untuk mengikuti latihan bersama skuad utama, Athaullah dinilai mampu menunjukkan kualitas yang membuatnya layak dipertahankan.

“Tim pelatih merekomendasikannya kepada kami. Kemudian, Mario melatihnya secara khusus dan saya sempat memantau beberapa kali. Saya melihat anak ini memiliki potensi yang sangat besar,” kata Van Gastel.

Promosi Athaullah menjadi sinyal positif bagi PSIM Yogyakarta dalam membangun regenerasi pemain. Klub berharap kesempatan tersebut dapat menjadi bagian dari proses panjang untuk mengembangkan talenta lokal menuju level profesional.

Bagi Athaullah sendiri, promosi ke tim senior menjadi momen yang sulit dilupakan. Pemain kelahiran 9 April 2010 tersebut mengaku kesempatan itu merupakan salah satu impian terbesar yang akhirnya terwujud.

Pelajar kelas XI SMA Negeri 2 Playen itu menyebut promosi ke skuad utama merupakan buah dari kerja kerasnya selama menjalani pembinaan di akademi PSIM Jogja.

“Dahulu hal ini selalu terbawa ke dalam mimpi. Saya sering bermimpi bisa bermain di tim senior, dan alhamdulillah sekarang mimpi tersebut sudah menjadi kenyataan,” ungkap Athaullah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *