Manusia Berevolusi dan Terjadinya Peperangan
Bukan hanya itu, manusia juga telah menemukan sebuah konsep yang mengubah dunia hingga saat ini, yaitu uang. Mulai dari menukar barang, menentukan alat tukar sampai dengan menciptakan alat tukar yang sewilayah, yaitu koin. Peradabanpun kian menyebar, umat manusia jadi terbiasa hidup bermasyarakat. Perlahan, peraturan-peraturan mulai tercipta, penguasa silih berganti naik tahta dan masyarakat mulai tertata.
Kita mulai menggambar garis-garis di peta dan mencari cara yang adil untuk bernegara. Selain itu, masyarakat antar peradaban juga saling berdagang sekaligus bertukar budaya, cara hidup, kepercayaan dan ilmu pengetahuan, termasuk ilmu untuk membuat media tulis. Ilmu pengetahuan menjadi lebih mudah menyebar dan semakin berkembang.
Sayangnya, manusia tetap tidak lupa untuk saling serang. Kerajaan demi kerajaan runtuk karena perang. Banyak pemikir dan ilmuwan mulai mengungsi membawa tumpukan ilmu peradaban kuno ke Eropa, mengawali revolusi ilmu pengetahuan yang terjadi disana.
Usai perang, banyak ilmu pengetahuan yang diterjemahkan dan disebarkan ke seantero Eropa, dan salah satu kuncinya adalah mesin cetak. Jumlah buku meledak karena kita tidak perlu bersusah payah dan menghabiskan waktu untuk menulis ulang. Banyak pemikir yang namanya mungkin sering kamu dengar di sekolah berkumpul pada era ini. Filsafat, astronomi, biologi, fisika, kimia dan ribuan eksperimen sains dilakukan dan menghasilkan teori dan hukum.
Dengan ilmu yang terus berkembang, kita akhirnya bisa menciptakan alat-alat baru yang membuat produksi barang semakin banyak. Kekayaan dan kesejahteraan membuat manusia menjadi berlomba-lomba untuk menguasai alat produksi. Lewat kekayaan pribadi yang menggunung, muncullah petanding negara dan kerajaan yang terkadang malah lebih kuat.
Disaat bersamaan, banyak bangsa berambisi menjelajahi bumi dengan hasrat mencari kekayaan, kekuasaan, dan menyebarkan keyakinan. Sayangnya, karena adanya manusia-manusia yang rakus dan berkuasa, banyak dari kita yang akhirnya mengalami diskriminasi, penindasan dan perbudakan. Penyerangan tidak hanya dengan senjata, melainkan melalui virus dan penyakit.
