Opini Kita

Nitilaku 2024: Refleksi 75th UGM demi Kebenaran Sejarah

×

Nitilaku 2024: Refleksi 75th UGM demi Kebenaran Sejarah

Sebarkan artikel ini
Roy Suryo 1
Roy Suryo.

Pada tahun 1951, pembangunan kampus di Bulaksumur pun dimulai. Selanjutnya, saat dekade 1960-an UGM telah mempunyai berbagai fasilitas lainnya seperti rumah sakit, pemancar radio, dan sarana lainnya sebagai pendukung perkuliahan sekaligus melayani kebutuhan masyarakat. UGM sempat juga membuka cabang Fakultas Hukum, Sosial, dan Politik di Surabaya pada 19/07/52. Namun cabang di Surabaya ini diserahkan kepada Universitas Airlangga (Unair) pada November 1954. Meski demikiab saat inipun UGM juga memiliki kampus di Daerah Khusus Jakarta (DKJ), terletak di Jl. Dr Sahardjo, Manggarai, Tebet Jakarta Selatan.

Baca Juga  Bareskrim Nyatakan Ijazah Sarjana Jokowi Asli, Penyelidikan Dihentikan

Jadi tujuan utama dari Penyelenggaraan Nitilaku 2024 ini adalah agar prinsip “JasMerah” (JAngan Sekali-sekali MEninggalkan sejaRAH) tetap diresapi oleh seluruh Alumni UGM khususnya dan masyarakat pada umumnya. Memang biasanya route dari Nitilaku adalah dari Kraton ke Kampus UGM (melewati Jalan Malioboro, Kotabaru, Cik Ditiro), namun tahun ini dipersingkat hanya dari Wisma Kagama di Bunderan Bulaksumur ke Gedung Balairung / Gedung Pusat UGM, oleh karenanya banyak masukan agar route asli Nitilaku dari Kraton ke Bulaksumur dilaksanakan lagi di tahun mendatang.

Selain diikuti oleh Rektor UGM, Prof. dr Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.OG(K), Ph.D. dan jajaran Wakil Rektor serta seluruh Dekan dan Civitas Akademika UGM, tampak pula berjalan sejak start sampai finish diantaranya adalah para Alumnus UGM Prof Mahfud MD, Mas Ganjar Pranowo, Gusti Prabu, serta 50-an Komunitas atau kelompok di lingkungan Kagama dan UGM. Namun memang jangan berharap bisa menemukan Mukidi (atau Mulyono) dalam kegiatan Nitilaku hari ini atau berani datang di Malam Temu Alumni Kagama UGM kemarin, karena memang nama tersebut secara de facto dan de jure adalah bukan Alumnus UGM Asli.

Baca Juga  Program Kopdes Jadi Eksploitasi Bank Himbara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *