Kesimpulannya, pemberian Keris Emas “Kyai Garuda Yaksa” Luk-13 dari Prabowo ke Jokowi kemarin sangat banyak maknanya, bisa berarti positif sebagai simbol Persatuan dan Legitimasi kepemimpinan dari “murid” ke “guru”-nya, sebagaimana juga diakui dalam narasi pidatonya sebelumnya, Namun tidak salah kalau ada juga yang mengartikan sebagai “buang sial” dengan pemilihan jumlah lekukan / Luk 13 (tiga belas) di bilah kerisnya. Semoga saja kisah Keris Ken Arok yang sempat terjadi pada abad (angka yang sama) ke-13 diatas tidak terjadi lagi di Indonesia, karena “pembunuhan” juga tidak mesti leterlijk diartikan secara harfiah tetapi bisa juga secara sosial, ekonomi dan politik. Oleh sebab itu Waspadalah, waspadalah …
)* Dr. KRMT Roy Suryo, M.Kes – Pemerhati Telematika, Multimedia, AI & OCB Independen – Jakarta, Minggu 16 Februari 2025

