Saat aktif bergiat di Pesantren Pabelan, Magelang, Mas Habib Khirzin sempat menghantar nama pesantren berkibar-kibar di negeri orang. Sebab penghargaan cukup bergengsi, yaitu Aga Khan Award diraih oleh Pesantren Pabelan sampai berturut-turut serta menjadi rujukan aktivis mahasiswa di Yogyakarta semacam kampus ke dua ketika ingin memperoleh data, referensi, rujukan atau bahkan bimbingan langsung dari KH. Muhammad Habib Khirzin yang telah memiliki jam terbang-aktivitas sampai ke berbagai negara di Timur dan di Barat.
Kini Mas Habib Khirzin lebih khusyuk memberikan perhatiannya untuk Pesantren Darunnajah yang telah memiliki 22 Lembaga Pendidikan Pesantren di berbagai tempat dan daerah dengan beragam usaha lainnya untuk memajukan bidang pendidikan. Kendati dalam usia 75 tahun masih masih harus wira-wiri dari tempat tinggalnya kini di kawasan Candi Borobudur, Magelang.
Beliau pun baru memperoleh anugrah gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta pada tahun 2022 atas sumbangan pemikirannya terhadap Keamanan dan Perdamaian Dunia yang bergema di berbagai manca negara, pada dua tahun lalu, 2022 setelah berusia 73 tahun.
Sebagai aktivis, Habib Khirzin tidak haya tekun dan gigih berjuang untuk perdamaian dunia, kata Sri Eko Sriyanto Galgendu sebagai Pemimpin Spiritual Nusantara yang mewarisi sekaligus pemegang amanat GMRI yang didirikan bersama sejumlah tokoh nasional lainnya, karena Mas Habib Khirzin kini menjadi Ketua Dewan Pembina Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia yang tengah bersiap untuk menyelenggarakan pertemuan persahabatan dan persaudaraan internasional di Indonesia.
Pecenongan, 19 November 2024




